13 Tahun Terbengkalai, Pasar Sayur Melati Kembali Beroperasional

0
81

Bupati Sintang, Tinjau operasional Pasar melati Kommplek BTN Cipta Mandiri Sintang
LINTASKAPUAS I SINTANG – Setelah belasan tahun terbengkalai. akhirnya, Pasar Sayur Melati yang terletak di tengah pemukiman komplek Cipta Mandiri II, Km 5 Sintang kembali difungsikan oleh para pedagang.
Aset Pemda Sintang yang dibangun pada tahun 2005 lalu itu, sempat difungsikan, namun tak lebih dari satu bulan pada saat itu. Kondisi saat ini, sarana prasarana sebagian sudah roboh tak berbekas, diantaranya toilet yang tepat berada di sisi kiri, tinggal bangunan utama yang dimanfaatkan masyarakat setempat untuk berjualan.
Salah satu pedagang Daging Ayam yang menempati pasar tersebut, Paridi, berharap kepada pemerintah setempat bersama pihak terkait ,untuk dapat meresmikan kembali Pasar Melati dengan mengundang masyarakat sekitar. agar masyarakat tahu bahwa pasar tersebut sudah aktif kembali.
“Jualan masih sepi mbak,belum banyak pembeli ,kami berharap dapat diresmikan kembali,” pintanya.
Pedagang lainnya, Udin berharap agar pemerintah untuk menyurati para pedagang yang sudah memiliki lapak, namun tidak digunakan dengan baik Karena masih banyak pedagang yang benar mau berjualan tetapi tidak mendapatkan tempat.
“Lapak ini semuanya sudah ada pemiliknya, namun ada yang tidak jualan. Kami harap Disperindagkop dan UKM agar menyurati mereka untuk menempatinya, supaya ramai pasarnya sehingga banyak pengunjungnya,” ujaar pedagan kopi ini.
Pedangang lainnya, Azis berkeinginan untuk membentuk pengurus pasar,nantinya pengurus pasar tersebut dapat merencanakan untuk memajukan pasar. Selain itu, diharapkan ada peresmian ulang diisi dengan berbagai acara hiburan. “Ada acara hiburan,agar masyarakat tau bahwa pasar sayur ini telah di buka kembali,” jelasnya.
Menanggapi itu, Bupati Sintang Jarot Winarno yang kala itu meninjau pasar tersebut mengatakan, memang masih ada para pedagang yang belum mau dikumpulkan ke pasar itu. Karena bentuk pasarnya belum sempurna betul.
“Seperti tempat parkir belum ada, lingkungannya masih belum baik, tapi listrik sudah ada. Dan yang paling terpenting belum terpromosikan,” ujarnya.
Jarot mengatakan, bahwa pihaknya sudah pengalaman buka pasar berkali-kali, tapi ujung-ujungnya tutup. Maka dari itu, diharapkannya untuk kali ini tidak terjadi lagi. Sehingga memang harus diperhitungkan dengan baik.
“Ini kita cobalah terkhir, kita koordinasikan dengan Kades dan Lurah setempat, supaya mereka mau berdagang di sini,” terangnya.
Disperindagkop dan UKM Sintang juga sudah menyepakati, akan menata halaman parkir. Pedagang pun mau juga bergotong royong untuk merapikan pasar ini.
“Permintaan mereka, supaya pasar ini bisa dikenal dan top, dilakukan acara peresmian dengan menampilkan kesenian, seperti kuda lumping dan penyanyi. Itu akan kita laksankan dalam waktu dekat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here