8 Kecamatan di Kabupaten Sintang Terendam Banjir

0
101
BPBD, Pemerintah Kecamatan, Kodim 1205/Stg Salurkan Bantuan beras kepada warga terdampak Banjir

LINTASKAPUAS | SINTANG – Setelah Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu, Kini 8 Kecamatan dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang terendam banjir.

Delapan Kecamatan yang terendam banjir kiriman tersebut yakni Kecamatan Serawai, Kecamatan Ambalau, Kecamatan Kayan Hulu, Kecamatan Kayan Hilir, Kecamatan Dedai, Kecamatan Sintang, Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak.
Ribuan sudah mengungsi ke wilayah dataran tinggi dan ke rumah keluarga masing-masing yang tak terendam banjir.

Banjir menggenangi wilayah Perekonomian pasar Sungai durian Sintang

Kepala Bidang Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logisitik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Sugiyanto mengatakan ketinggian Banjir rata-rata di setiap kecamatan mencapai 1-3 meter.
“Kedalaman banjir rata-rata 1 sampai 3 meter. dan Kecamatan Dedai paling parah karena desanya terdapat di wilayah bantaran sungai Melawi, hampir seluruh rumah sudah terendam banjir hingga mencapai atap rumah.

Kondisi Banjir diwilayah Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang

Akibat Bencana Banjir tersebut, Akses transportasi menuju delapan kecamatan tersebut lumpuh total. ” saat ini untuk akses lewat jalan darat menuju ke delapan Kecamatan tidak bisa ditempuh lagi karena badan jalan sudah terendam banjir, “ucap Sugiyanto.

Ia juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk pengungsian. ” informasi yang kami terima, masyarakat banyak mengungsi kerumah keluarga masing-masing. hingga saat ini kita masih menunggu laporan. apabila ada warga yang membutuhkan tenda pengungsian akan kita siapkan “ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa BPBD Kabupaten Sintang bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan dan Kodim 1205 Sintang saat ini masih bersama-sama menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak Banjir.
“Saat ini kita masih menunggu laporan, kalau ada membutuhkan kita siap bantu, bahkan untuk pengungsian juga akan kita siapkan, “pungkas Sugiyanto.