Air Sungai di Sintang Tak Layak Minum

0
1197
Aktivitas PETI yang marak di Kabupaten Sintang berdampak pada penurunan kualitas air, akibatnya banyak air sungai di Bumi Senentang tak layak minum. FOTO : Yusrizal Bota
Aktivitas PETI yang marak di Kabupaten Sintang berdampak pada penurunan kualitas air, akibatnya banyak air sungai di Bumi Senentang tak layak minum. FOTO : Yusrizal Bota

LINTASKAPUAS.COM, SINTANG – Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Junaidi mengatakan pencemaran yang terjadi di sungai-sungai yang ada di Bumi Senentang sudah sangat parah.

“Air sungai di Sintang sebagian besar tak layak konsumsi, termasuk Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, kecuali harus dimasak terlebuh dahulu. Begitu juga sungai besar lainnya di Sintang seperti Sungai Ketungau, Sungai Serawai dan lainnya ,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya rutin mengecek kualitas air di sungai-sungai yang ada di Sintang. Biasanya, pengecekan kualitas air dilakukan secara berkala. Dalam setahun, Badan Lingkungan Hidup dua kali mengambil sampel air sungai di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang.

Junaidi tak menampik pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit mengakibatkan air sungai tercemar. “Sungai tercemar juga diakibatkan tambang emas illegal di sungai. Apalagi tidak sedikit penambang menggunakan merkuri yang berbahaya,” katanya.

Junaidi mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah pencemaran sungai yang terjadi didaerah ini. Yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup, hanya rutin melakukan deteksi saja.

“Hasil deteksi sungai yang kami lakukan, akan dilaporkan ke instansi berwewenang supaya bisa ditindaklanjuti. Contohnya, kalau pencemaran sungai terjadi karena PETI, kami akan laporkan hasil deteksi kami ke Dinas Pertambangan dan Energi,” ucap dia.(izalbota)