“Angin Surga” Kampanye Pilgub Mulai Menyeruak di Perbatasan

0
1131
Heri Jamri

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG. Kendati genderang perang belum ditabuh, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat Tahun 2018 mulai menyeruak ke permukaan publik. Bahkan sejumlah bakal calon (balon) mulai unjuk gigi, bahkan sudah sampai kewilayah perbatasan.

Sejumlah Simpatisan dan tim sukses bakal calon yang menjadi jagoannya sudah mulai mengatur strategi serta di sejumlah titik lokasi strategis sudah terpampang beberapa baliho siap maju pada pemilihan Gubernur 2018.

Beranjak dari kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Heri Jamri tidak menampik sebelum menduduki kursi jabatan, balon Kepala Daerah akan menghembuskan “janji angin surga” bagi masyarakat yang notabene pemilik hak suara.
“Tidak hanya diwilayah perkotaan dan masyarakat pedesaan, masyarakat perbatasan juga tak luput akan lebih mudah termakan dengan dari janji-janji kampanye pembangunan,” ungkap Heri saat ditemui sejumlah awak media kemarin.
Menurut Heri Jamri, janji-janji politik kampanye merupakan sesuatu yang lazim dihembuskan lantaran sesuai mekanisme Peraturan dan Perundang-undangan. Namun, balon diminta untuk komitmen dan merealisasikan janji.
“Itu harapan saya, khususnya di perbatasan. Karena setiap Pilpres maupun Pilkada, perbatasan ini jadi obyek jualan sangat laris. Jangan jual isu perbatasan saat Pilgub,” tutur politisi Partai Hanura ini.
Bercermin dari pengalaman-pengalaman sebelumnya pada saat Kampanye, Heri tidak memungkiri banyak balon yang datang ke perbatasan dengan janji-janji politik akan membangun perbatasan, khususnya Kabupaten Sintang.
“Banyak yang datang dan janji nanti kalau jadi Gubernur akan bangun perbatasan dan segala macamnya. Tetapi sampai sekarang tidak terwujud,” imbuhnya.
Ia berharap ke depan, hal seperti ini jangan sampai terulang kembali. Dia meminta balon Gubernur dan Wakil Gubernur dapat merealisasikan janji-janji politiknya ketika sudah terpilih.
“Terutama janji-janji bagi masyarakat perbatasan. Saya yakin masyarakat juga cerdas memilih orang atau bakal calon pemimpinnya yang membawa janji. Kita tidak memandang calon pemimpin dari suku apa, agama apa atau bangssa apa. Siapapun dia harus membawa kemajuan Kalbar secara adil dan menepati janji-janji,” pungkasnya(UK)