Balon Kades Keluhkan Penundaan, Komisi A DPRD Sintang Gelar Rapat Bersama DPMPDes

0
90
Ketua Komisi A DPRD Sintang Pimpin Rapat bersama DPMPDes terkait Penundaan Pilkades Serentak Di Kabupaten Sintang

LINTASKAPUAS I SINTANG – Mendapat keluhan dari sejumlah bakal Calon Kepala Desa yang sudah mengikuti proses seleksi, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Sintang Gelar Rapat bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang.

Rapat bersama dipimpin langsung Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa yang dihadiri oleh seluruh Anggota serta KepalaDinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang berlangsung diruang Sidang Utama DPRD Sintang, Selasa(20/1/2020)

Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa mengatakan bahwa rapat yang digelar bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang tersebut untuk meminta penjelasan terkait dengan adanya informasi penundaan Pilkades Serentak di Kabupaten Sintang.

“Rapat bersama ini kita gelar dalam rangka meminta penjelasan secara rinci alasan adanya penundaan pelaksanaan pilkades serentak sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Sintang, “ungkap Santosa.

Menurut Santosa, dengan adanya penundaan pelaksanaan pilkades serentak tentu akan berdampak pada proses tahapan yang sudah berjalan.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa sudah ada sekitar 1000 Bakal Calon Kades yang sudah mengurus Administrasi, makanya kita ingin mendapatkan penjelasan secara rinci. pasalnya, jika pilkades di tunda kembali sementara dalam surat edaran sebelumnya tercantum deadline untuk para bakal calon kades terakhir mengurus syarat administrasi pada tanggal 25 Januari. ini yang menjadi keluhan dari para Calon yang sudah mengurus administrasi pencalonan, “ucap Santosa.

oleh sebab itu, Santosa meminta kepada Instansi terkait agar bisa memberikan kepastian kepada seluruh Bakal Calon yang sudah mengurus Syarat Administrasi tetap bisa digunakan dan tetap berlaku jika tahapan Pilkades bisa dilanjutkan kembali.
“Kalau dari hasil penjelasan dari kepala Dinas tadi, meskipun Pilkades ditunda namun untuk Bakal Calon yang sudah mengurus Syarat Administrasi tetap berlaku apabila tahapan pilkades dilanjutkan kembali.

Ia juga menyampaikan bahwa komisi A DPRD Sintang mengambil dua keputusan yakni pihaknya akan tetap mendorong supaya pilkades serentak pada 7 April 2021 terlaksana dan bisa ditunda jika ada kepastian hukum terkait dengan tahapan penjaringan pilkades berlangsung kembali di April nanti.

Kemudian, boleh ditunda ketika pelantikan bupati definitif dilaksanakan di luar jadwal, atau tidak ditanggal 17 februari 2021 pasalnya, penanggungjawab dari pilkades ini bupati definitif,” pungkasnya.