Bapemperda DPRD Sintang Baru Godok Perda Inisiatif 2020

0
55

Anggota DPRD Sintang, Tuah Mangasih, ST. M.Si
LINTASKAPUAS I SINTANG – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Sintang periode 2019-2024 baru akan menggodok perda Inisiatif tahun 2020.

“Bapemperda DPRD baru terbentuk, mulai sekarang kita bersama dengan seluruh anggota merapatkan barisan menyatukan persepsi untuk merumuskan beberapa Raperda yang akan kita ajukan tahun 2020, ” ucap Ketua Bapemperda DPRD Sintang, Tuah Mangasih kepada awak media ini, selasa(4/11/2019)

Tuah mengatakan, dari sejumlah usulan terkait dengan Rancangan Perda yang diajukan oleh seluruh Anggota akan di bahasa bersama untuk menetapkan Raperda mana yang akan menjadi prioritas segera diusulkan.

“Intinya, untuk raperda inisiatif yang akam kita usulkan itu prioritasnya adalah yang bersentukan langsung dengan masyarakat, “ucap Tuah.

Menurut anggota dewan tiga periode ini dalam penyusunan perda inisiatif yang diajukan nantinya harus disertai naskah akademiknya.

“Karena naskah akademik menjadi salah satu acuan dalam pembahasan dan penetapan sebuah peraturan daerah,”jelasnya.

Politisi PDI-Perjuangan ini menargetkan pembahasan APBD dapat dilakukan pada akhir bulan November 2019. Untuk itu, ia bersama anggota akan berusaha bekerja dengan baik dan berharap dapat menyelesaikan pembahasan sesuai dengan target.

“Ada raperda yang memang harus dibahas terlebih dahulu karena kalau belum rampung maka tidak bisamasuk dalam pembahasan APBD,” ucapnya.

Tuah mengungkapkan ada sembilan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) yang telah masuk di DPRD Sintang dan membutuhkan pembahasan dengan segera. Dari sembilan raperda tersebut ada tiga raperda yang akan menjadi prioritas karena berkaitan dengan APBD.

“Ada tiga raperda yang akan kita prioritaskan pembahasannya sebelum pembahasan APBD, sisanya akan kita lakukan setelahnya. Dua raperda tersebut berkaitan dengan penyertaan modal di Bank Kalbar, penyertaan modal di PDAM dan raperda tentang RAPBD itu sendiri,” ujarnya.

Tuah mangasih ini berharap perda inisiatif dewan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah dan selanjutnya dapat tersosilisasikan kepada masyarakat secara tepat, sehingga mampu turut mendorong terwujudnya pelayanan optimal ke masyarakat dan keberhasilan pembangunan daerah.

“Saya berharap perda inisitif dewan dapat bermanfaat dan berkontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) demi kesejahtraan masyarakat di Sintang ini,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here