Berharap Isu Lingkungan & Mitigasi Bencana Masuk Materi Debat Visi-Misi Paslon Bupati pada Pilkada 2020

0
46
Koordinator Koalisi Masyarakat Kalimantan Barat Hijau beraudiensi dengan Komisioner KPU provinsi Kalimantan Barat

LINTASKAPUAS | PONTIANAK Koalisi Masyarakat Kalimantan Barat Hijau (KMKBH) yang tergabung dari beberapa komunitas dan NGO menggelar Audiensi bersama Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum(KPU) Provinsi Kalimantan Barat.

Udiensi berlangsung di ruang Ketua Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Barat, senin(28/9/2020) kemarin.

Komunitas dan NGO yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Kalimantan Barat Hijau (KMKBH) yakni Fordeb, Perkumpulan Berdikari, Yayasan Penabulu, Grup Diskusi Sintang, Forum Diskusi Putussibau, Swandiri Inisiatif Sintang, Kompass, Air, Iron Adventure, KPA Senentang, Forum Desa Lintas Timur, Canopy Indonesia, Forum Pro Demokrasi Daerah, Kelompok urbanisme warga.

Kordinator Kolektif KMHBH, Ireng Maulana mengatakan tujuan Audiensi bersama dengan KPU Provinsi Kalimantan barat untuk mengajukan permohonan kepada KPU agar masalah Isu pengelolaan SDA, Masalah lingkungan Hidup dan mitigasi Bencana dimasukkan dalam materi Debat Visi-Misi seluruh Pilkada yang berlangsung di Provinsi Kalimantan Barat.
“Kita memohon kepada KPU Provinsi Kalimantan Barat agar materi masalah isu Lingkungan hidup bisa dimasukkan dalam debat Kandidat nantinya, ” ucap Ireng.
Menurut Ireng, masalah, isu kerusakan lingkungan dan mitigasi Bencana jarang sekali menjadi perhatian penting serius oleh seluruh Calon Bupati dan Wakil Bupati di beberapa Kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak. padahal kita berdampingan dengan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alamnya, “tuturnya.

Ia menambahkan, kondisi faktual hari ini ketika masyarakat semakin akrab dengan bencana yang intens di lingkungan tempat mereka tinggal, dan salah satu variable penting atas peristiwa ini adalah pengelolaan sumber daya alam yang eksploitatif.
kami ingin calon kepala daerah memiliki visi misi tentang Pengelolaan sumber daya alam yang lestari dan berkelanjutan dan dapat menerapkan ketika para calon terpilih demi kejahteraan ekonomi yang ramah lingkungan untuk daerahnya. “air, hutan, dan segala isi bumi akan di wariskan untuk generasi masa depan kita”. pungkasnya.