Cegah Konflik Sosial Sejak Dini, Tim Terpadu Gelar Rakor

0
201
Wakil Bupati Pimpin Rapat Kerja Tim Terpadu penangganan Konflik sosial di Kabupaten Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menggelar diskusi penanganan sejak dini Konflik keagamaan bertempat di Rumah Jabatan Bupati Sintang, rabu(24/3/2021)

Diskusi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Yosep Sudiyanto, dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs,H Ridwansyah,M,Si. Tokoh masyarakat, tokoh agama.

Wakil Bupati Sintang, Yosep Sudiyanto dalam sambutannya menyambut baik dengan adanya diskusi terkait dengan penanganan Konflik keagamaan sebagai upaya pencegahan sejak dini.

“Pencegahan Konflik keagamaan mesti sering kita diskusikan sebagai modal awal dalam kita bertindak, karena Konflik keagamaan tidak bisa dibiarkan terjadi oleh sebab itu harus ada langkah konkrit serta mampu mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan, ” ungkap Yosep.

Yosep Sudiyanto berharap dengan adanya kegiatan diskusi yang digelar bisa menghasilkan satu solusi dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
“Harapan kita Kabupaten Sintang tetap menjadi rumah yang nyaman dan tentram bagi kiya semua dalam menjalankan ibadah masing-masing. dan kita semua yang bisa mewujudkannya, ” papar Yosep.

Menurut Yosep masalah Agama sangat sensitif memicu terjadinya Konflik dan sangat mudah dibesar-besarkan karena masalah agama semua akan merasa benar meskipun tidak demikian yang terjadi sesungguh nya
“Oleh sebab itu, kita perlu duduk bersama dan kita liat persoalan nya seobjektif mungkin lalu carilah solusi yang terbaik bagi kita semua,
Persoalan seperti ini harus kita tegaskan dengan kuat kalau memang tidak boleh dan di larang dalam akidah agama harus kita larang, jangan ada kesan pembiaran sehingga tidak ada solusi dan langkah kongkrit untuk menyelesaikannya,
Mari kita sama sama turun kelapangan untuk berbuat dan memberi tindakan nyata jangan hanya kita bahas dalam diskusi saja karena tidak akan dapat menyelesaikan persoalan yang ada,ungkap Wakil’
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Anwar Akhmad mengatakan bahwa diskusi terkait dengan masalah agama sangat penting dilakukan karena mampu mencari solusi fan menarik benang merah akar dari permasalahan yang terjadi.

“Diakusi seperti jni merupakan salah satu upaya kita untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama yang sering muncul di tengah tengah kita,baik persoalan kerukunan,persoalan persatuan persoalan ukhuah yang ada di kabupaten sintang, “ucapnya

Saya berharap, Lanjut Anwar, dengan kegiatan ini dapat kita pahami dan kita sikapi bersama,kita tidak menghukum akan tetapi bagaimana persoalan yang serimg muncul di masyarakat baik persoalan agama dan lain nya tetap kita cari solusi yang baik yang berkaitan kebenaran suatu agama dan kekuatan akidah.
Mari kita sama saling memahami satu dengan yang lain sehingga semua kita di kabupaten sintang ini bisa bekerjasama dalam menjalan kan kehidupan kita sehari tanpa ada penodaan antar suatu kelompok suatu agama dan lain sebagainya. Kata Anuar’
Kepala kantor wilayah kementrian agama provinsi kalimantan barat H,Ridwansyah menyampaikan rasa syukur dalam paparan nya kita bersyukur di indonesia ini berbagai macam suku bangsa dan agama mambaur mendasi satu dan hidup dengan damai dan dinamis tentu semua ini harus kita rawat dan kita jaga bersama dalam rangka membangun persatuan dalam akidah agama tentunya.
Pada masa sekarang ini isu agama sangat kental dengan berbagai persoalan di negara kita sudah barang tentu kita dengan kegiatan seperti ini di harapkan mampu menyikapi persoalan persoalan yang ada dan sering muncul di lingkungan kita semua
Penting bagi kita untuk memperkuat yakni Moderasi beragama dalam arti luas bukan agama yang harus kita moderat akan tetapi bagaimana kita bersikap dalam beragama oleh karena itu pertemuan kita dalam temu konsultasi ini kita bersilahturahmi yang berkaitan dengan pembinaan strategi tentang indentifikasi keagamaan khususnya segala internal umat beragama yang memang selama ini menjadi persoalan yang sangat konplit
Dari hasil pemotretan kita untuk di kabupaten sintang memang ada satu yang masih berkembang dan ini harus kita sikapi bersama mengenai akidah beragama sesuai dengan tuntunan umat beragama di indonesia,hal seperti ini harus di sikapi dengan bijak kalau kita biarkan berlarut kita tidak mau timbul konflik dalam internal agama itu sendiri,akan tetapi kabupaten sintang melalui kementrian agama mampu melakukan pendekatan secara personal berdialog serta pendekatan secara hukum guna merawat kerukunan umat beragama di kabupaten sintang ini,ungkap Ridwansyah