Diskusi Publik Adu Gagasan Visi-Misi Paslon Bupati Sintang Warnai Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19

0
56
Tiga Pasangan Calon Bupati Sintang, Askiman, Yohannes Rumpak, Jarot Winarno menjadi Narasumber Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh KMKBH dan Jurnalis di Cafe Canopy Center Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG – Koalisi Masyarakat Kalimantan Barat Hijau(KMKBH) dan Jurnalis Sintang mengelar diskusi publik bedah visi – misi tiga Pasangan Calon Bupati Sintang yang ikut berkompetisi pada pilkada serentak 9 desember 2020.

Diskusi Publik Adu gagasan Visi- Misi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang di Fasilitasi oleh Penabulu Foundation dengan mengedepankan Protokol Kesehatan Covid – 19 berlangsung di Canopy Center Sintang, Jumat(6/11/2020)

Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang yang ikut dalam diskusi publik tersebut yakni pasangan nomor urut 1 Jarot-Sudianto, pasangan nomor urut 2 Askiman-Hatta dan pasangan nomor urut 3 Yohannes Rumpak-Syarifudin

Diskusi publik yang digelar fokus pada Isu pengelolaan Sumber Daya Alam(SDA) dan Mitigasi Bencana yang terabaikan dalam visi-misi masing – masing calon padahal isu tersebut sangat penting demi masa depan Kabupaten Sintang lestari.

Diskusi tersebut dipandu langsung oleh Jurnalis Senior Sintang, Budi Yanto dengan peserta berasal dari Organisasi Eksternal dan Internal Kampus, para Awak media Sintang dengan durasi waktu pelaksanaan diskusi berlangsung selama dua jam.

Dalam diskusi tersebut masing-masing calon diberikan waktu 10 menit untuk memaparkan gagasan terkait dengan tema diskusi dan selanjutnya antar paslon saling adu gagasan serta menjawab pertanyaan dari sejumlah peserta diskusi.
Diskusi Publik Adu gagasan Visi- Misi Calon Bupati tersebut juga Live Streaming di Chanel Youtube LintaskapuasTV serta sejumlah media Sosial lainnya.

Koordinator Diskusi Publik, Ireng Maulana mengatakan Diskusi Publik adu gagasan Visi-Misi antar Calon Bupati dan wakil Bupati Sintang tersebut lahir atas dasar munculnya rasa khawatiran masyarakat kelas satu terhadap Isu lingkungan yang tidak masuk dalam prioritas Visi – Misi Calon.
“Kita sudah berkali-kali melaksanakan diskusi bersama dengan para Jurnalis Sintang, serta Organisasi peduli lingkungan lainnya, maka lahirlah Ide untuk mengadakan Diskusi tersebut dengan harapan masalah Isu lingkungan dan mitigasi bencana masuk dalam Visi-Misi Pasangan Calon.

Menurut Ireng, Masalah Isu lingkungan dan mitigasi Bencana di Kabupaten Sintang saat ini sudah masuk dalam tahap mengkhawatirkan. ” Jika berbagai permasalahan lingkungan ini tidak dicari solusi, maka keberlanjutan kehidupan manusia di bumi khususnya di Kabupaten Sintang akan mengkhawatirkan. Hal ini dikarenakan alam menjadi sumber pemenuhan segala kebutuhan hidup manusia, yaitu penyedia udara, air, makanan, obat-obatan, estetika, dan lainnya, “pungkas Ireng.

Sementara, Ketua Jurnalis Sintang, Hery Lingga mengatakan bahwa Diskusi Publik adu gagasan Visi-Misi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang digelar merupakan salah satu upaya untuk memberikan warna pilkada ditengah Pandemi Covid-19.
“paling tidak dengan kegiatan kita ini bisa memberikan warna dalam pesta demokrasi ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda negeri kita, “ucapnya.

Ia juga mengatakan Diskusi Publik yang digelar sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat dalam memilih pemimpinnya demi masa depan kabupaten Sintang yang lebih baik.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya kita mengedukasi masyarakat terkait dengan pendidikan politik, karena dengan kegiatan yang kita lakukan, masyarakat bisa melihat ternyata dalam Pilkada itu lebih kepada kompetisi, bukan mencari dan menimbulkan permusuhan antar calon, “ungkap Hery.

Sementara Komisioner KPU Daerah Sintang, Edi Susanto mengapresiasi dengan ada nya diskusi publik adu gagasan Visi-Misi Pasangan Calon Bupati Sintang yang diselenggarakan oleh KMKBH dan Jurnalis Sintang.

“Kegiatan Diskusi ini sangat Positif dan kita berharap dengan adanya Diskusi Publik seperti ini bisa menjadi cambuk bagi ketiga paslon untuk mempersiapkan diri menjelang debat publik yang akan diselenggarakam oleh kpu pada 1 desember 2020, “pungkas Edy