Hadir di Hut Ke-23 Paguyuban Jawa, Bupati Ketapang Berharap Semua Etnis di Ketapang Tetap Bersatu Menjaga Kerukunan

0
201
Foto pemotongan tumpeng oleh Bupati Ketapang Martin Rantan dalam rangkaian hut paguyuban jawa ketapang. Foto istimewa

LINTASKAPUAS I KETAPANG– Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) menggelar HUT ke 23, sekaligus memperingati 1 Suro 1954 Saka dan 1 Muhharam 1442 H di rumah adat Jawa yang dikenal dengan rumah Joglo.

Ketua Umum Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) Achmad Sholeh, mengatakan sebelumnya pihaknya telah merencanakan kegiatan ini dengan skla besar namun karena pandemik covid-19 saat ini, kegiatan dibuat sesederhana mungkin.

“Jadi kegiatan yang ada tidak melibatkan banyak orang dan sederhana serta tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya, Rabu (19/8/2020).

Sholeh melanjutkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya berharap wabah pandemik yang melanda Indonesia, khsusnya Ketapang bisa segera sirna, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Selain itu, dirinya juga berharap kerukunan antar etnis yang sudah terjaga sekarang agar dapat terus dijaga dan semakin solid, terlebih di momen pesta rakyat Pilkada yang tidak lama lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Ketapang.

“Selain wabah pandemik ini dapat segera berlalu, harapan kita kerukunan antar etnis yang ada saat ini dapat terus terjaga,” akunya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang Farhan mengucapkan selamat kepada Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) yang saat ini sudah memasuki usia ke 23 tahun. Menurut Farhan di usia 23 tahun ini tentu bukan perjalanan yang singkat, sehingga banyak hal yang terjadi, baik suka, duka, senang dan bahagia.

Ia berharap di usia 23 tahun ini suku Jawa dapat terus berkarya, berbuat hal yang positif terhadap pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“23 tahun ini bukan waktu yang singkat tentu banyak lika-liku, persoalan, dan kebahagian yang dirasakan selama 23 tahun di dalam perkumpulan ini. Kami juga mengapresiasi paguyuban jawa yang berpartisipasi membangun Kabupaten ketapang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ketapang Martin Rantan berharap dengan hadirnya Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) ini dapat memberikan suport baru kepada pemerintah daerah Kabupaten Ketapang dalam membangun Kabupaten Ketapang.

“Selamat kepada paguyuban jawa yang melaksanakan kegiatan hari ulang tahun ke 23 ini, disertai memperingati 1 Suro 1954 Saka. Harapan kita kehadiran paguyuban jawa ini menjadi lembaga yang bisa mengayomi masyarakat adat jawa yang ada di Kabupaten Ketapang, sehingga masyarakat adat jawa yang ada di Kabupaten Ketapang bisa bersatu padu dengan masyarakat yang lain, tidak ambyar ya, tidak terpecah belah,” tukasnya. (Ags fy*)