Heri Jamri Merasa Dikudeta Kader Sendiri

0
59

Puluhan Awak media Sintang, terpaksa melakukan konfirmasi ke pada Heri Jamri terkait SK Unsur Pimpinan yang tidak dikeluarkan Olehnya sebagai Ketua DPC Hanura Sintang
LINTASKAPUAS I SINTANG – Heri Jambri merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Sintang yang sudah menduduki jabatan sebagai Anggota DPRD selama 4 periode mengaku telah dikhianati dan di kudeta salah seorang oknum Kadernya sendiri.

Kudeta yang dimaksud terkait dengan jatah unsur pimpinan definitif DPRD Sintang dari Partai Hanura masa jabatan 2019-2024 yang seharusnya ditunjuk kepadanya sebagai pemilik suara terbanyak dan paling loyar terhadap partai dari beberapa Anggota Dewan partai Hanura Sintang.

Sebelumnya, Legislator Daerah pemilihan 3 ini enggan memberikan keterangan kepada awak media, namun karena sejumlah media membutuhkan klarifikasi, akhirnya para awak media menggejarnya hingga ke pelantaran parkir Kendaraaan Anggota DPRD Sintang.

“Sebentar, saya mau ambil NPWP dulu, Namun karena tidak mau ditinggal, karena sudah lama menunggu sejak sidang paripurna dimulai hingga sidang berakhir, para awak media langsung menyodorkan rekaman dengan Kamera yang sudah stanby, akhirnya, Heri bersuara dan membeberkan panjang lebar terkait dengan SK DPP Partai Hanura yang menunjuk Nikodimus sebagai Wakil Ketua DPRD Sintang tidak sampai ke sekretariat dewan yang menyebabkan nama Nikodimus tidak diumumkan oleh pimpinan rapat.

Permasalahan awal sebenarnya,DPC Hanura Sintang mengusulkan tiga nama ke DPD untuk mengisi Wakil Ketua DPRD Sintang. Ada Heri Jambri, Yulius dan Nikodimus. Nama terakhir yang diberikan restu oleh DPP Hanura

SK DPP Partai Hanura tentang pengangkatan Nikomdimus sebagai Wakil Ketua DPRD Sintang dari fraksi partai Hanura dikeluarkan pada 27 September 2019 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang ( Oso).

SK tersebut juga sudah ditindaklanjuti oleh DPD Hanura pada 1 Oktober 2019. Yang ditandatangani Ketua DPD Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung.

Namun, SK tersebut tidak sampai ke tangan sekretariat DPRD. Akibatnya, rapat paripurna ke- 3 masa persindangan III dalam rangka pengumuman pemilihan Pimpinan Dewan ( Pimwan) DPRD Kabupaten Sintang ditunda.

“Ada penghiatan kader saya di DPC, ada kudeta oleh oknum DPC yang tidak berterima kasih, melawan partai dan atasan,” kata Heri Jambri.

Selain merasa dikhianati oleh kader di DPC yang ia pimpin, Heri juga merasa menjadi korban emosional Ketua DPD Partai Hanura, Suyanto Tanjung.

“Ketua DPD (Suyanto Tanjung) ini secara emosional membuat suatu kebijakan sehinga mengorbankan kadernya sendiri,” kesal Heri. “Persoalannya ketua DPD tidak senang dengan ketua DPC.”

Heri menduga, Suyanto Tanjung tidak mengikuti mekanisme partai dalam proses penetapan calon untuk posisi kursi pimpinan DPRD Sintang.

“Ini kami akan telusuri dan akan proses secara hukum karena kejahatan dilakukan oleh ketua DPD secara pribadi, dan membuat surat secara emosional tidak secara prosedur partai. Ad/Art jelas, itu tidak diikuti ketua DPD,” tegas Heri.

Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang, kata Heri mengaku prihatin dengan apa yang terjadi pada interen ditubuh partai. “Ketum prihatin dengan DPC yang dihukum oleh ketua DPD sendiri,” ungkapnya.

Anggota dewan yang vokal menyurakan pembangunan wilayah perbatasan Sintang ini mengaku kecewa dengan sikap Suyanto Tanjung. Padahal, saat pemilu lalu, dirinya merasa punya andil besar dalam terpilihnya Suyanto menjadi anggota DPRD Provinsi Kalbar.

“Hampir 8 ribu suara mendudukan Tanjung sebagai dewan. Dia duduk terhormat mulia, karena saya. Walaupun tidak memilih untuk tanjung, tetapi saya memilih kader. Apabila tidak ada suara dari orang yang didukung, tanjung tidak akan duduk. Dia bersenang-senang dengan penderitaan orang lain,” beber Heri kesal.

Heri berharap DPP Hanura turun tangan menyelesaian persolan ini. ” Saya minta partai turun tangan menyelesaikan masalah ini. Tanggal 10 akan rapat di pontianak. Saya akan selesaikan secara internal, kalau tidak bisa secara akan kami tempuh ke jalur hukum,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here