Honoratus Guntur Ajak Masyarakat Letarikan Adat Istiadat Warisan nenek Moyang

0
37

upacara Dalo’ adat budaya Dayak U’Ud Danum
LINTASKAPUAS I SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Honoratus Guntur mengajak seluruh masyarakat Adat Dayak U’Ud Danum untuk melestarikan Adat istiadat Warisan Dari nenek moyang terdahulu karena menjadi salah satu kekayaandan asset budaya
“Ini adalah bukti bagaimana warga masyarakat disini sangat menghargai budaya dan adat istiadat yang merupakan waisan nenek moyang,” Ungkapnya saat menghadiri upacara Dalo’ yang merupakan budaya dari Dayak U’Ud Danum yaitu upacara angkat tulang yang digelar oleh Keluarga Alm. Johan Thomas Totong di Desa Muara Kota, Kecamatan Serawai pada Jumat malam lalu (5/7/2019)
Guntur mengharapkan kedepannya akan lebih banyak lagi keluarga yang mampu menggelar adat Dalo’ yang nantinya bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sintang sehingga bisa menjadi salah satu Pendapatan Asli Daerah yaitu dengan mendatangkan wisatawan ke daerah tersebut.
“Makin banyak warga masyarakat yang bisa mengadakan upacara Dalo’ berarti kesejahteraan warga masayrakat disana juga semakin meningkat. Kedepannya mungkin bisa bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sintang sehingga wisatawan dapat turut hadir dan menyaksikan adanya kegiatan tersebut,” ucapnya.
Sementara, Bupati Sintang, Jarot Winarno yang turut hadir pada upacara Dalo’ tersebut mengatakan ada tiga hal penting dari adat yang terpelihara yaitu Adat mengajarkan kita berhubungan baik dengan alam, Adat mengajarkan keseimbangan dengan lingkungan dan Adat juga mengajarkan bagaimana menhorrmati nenek moyang dengan menjaga adan melestarikan adat budayanya.
“Seluruh kompenen bangsa berkumpul tidak membedakan agama dan suku, semua mempersiapkan upacara Dalo’ ini dengan baik. Iniah yang menjadi salah satu kenikmatan jika kita menjaga adat istiadat yang telah diwaisi oleh nenek moyang kita. Maka kerukunan yang akhirnya membentuk kesatuan dan persatuan akan terus terjaga,” tuturnya.
Sementara, Perwakilan Ikatan Keluarga Dayak U’ud Danum (IKADUM), FX. Muniayanto mengungkapkan upacara Dalo’ meupakan upacaa penyelesaian kematian yang berada di tingkat paling tinggi dalam masyarakat Dayak U’Ud Danum yang mengandung tiga hal penting.
“Pertama, menunjukkan rasa hormat yang tinggi dari anggota keuarga yang masih hidup kepada anggota keluarga yang sudah meningga dunia. Kedua, persembahan doa kepada yang sudah mendahului agar dikehidupan berikutnya mereka dapat lebih berbahagia. Ketiga, menunjukkan keberagaman budaya, suku bangsa dan adat istiadat yang ada disini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here