Kasus Hukum Aliansi Umat Islam Dengan JAI : Kedepankan Restorative Justice

0
136
Tokoh Melayu Kabupaten Sintang, Syahroni

LINTASKAPUAS | SINTANG – Tokoh Melayu Kabupaten Sintang Syahroni meminta kepada Pemerintah dan Aparat penegak hukum agar mengedepankan Restorative Justice dalam penanganan kasus hukum yang terjadi di Desa Balai Harapan Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang.

“Intinya untuk penyelesaian kasus hukum ini kita serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah dan Aparat penegak Hukum akan tetapi lebih mengedepankan pendekatan Restorative Justice, ” ungkap Syahroni kepada lintaskapuas.com, kamis(9/9/2021)

Mantan Ketua Pemuda Melayu Kabupaten Sintang ini mengatakan bahwa mengedepankan prinsip hukum melalui pendekatan Restorative Justice terhadap kasus yang terjadi di Desa Balai Harap akan lebih arif dan bijaksana sebagai langkah antisipasi kembali terjadinya gejolak dimasyarakat.
” Untuk menyelesaikan kasus hukum yang terjadi antara Aliansi Umat Islam dengan Jamaah Ahmadiah Indonesia saya rasa lebih arif dan bijaksana diselesaikan dengan Pendekatan Restorative Justice ” ucap Syahroni.

Syahroni juga meminta kepada seluruh aliansi umat islam untuk sabar dan menahan diri serta tidak mudah terprovokasi dengan informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan beredar dimasyarakat.

“Kita juga meminta kepada Pemangku Kebijakan, baik pemerintah kabupaten, provinsi dan Pemerintah Pusat agar mengkaji ulang lebih dalam terkait dengan regulasi yang ada. pasalnya regulasi saat ini masih dianggap ambigu sehingga menimbulkan penafsiran-penafsiran berbeda antara masyarakat dengan pemerintah, “ucapnya.