Kenduri Ageng Paguyuban Jawa Ketapang Berlangsung Dengan Hikmat

0
455
Kegiatan Kenduri Ageng Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang yang dihadiri Pemerintah Daerah dan Unsur Forkopimda Kabupaten Ketapang. (Foto Ags Fy

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-23 Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) menyelenggarakan Kenduri Ageng (Acara Besar) di Rumah adat Jawa (Rumah Joglo) yang terletak di Jalan Lingkar Kota, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Rabu (19/08/2020) sore.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Ketapang Martin Rantan, Wakil Bupati Ketapang Suprapto S, DPRD Ketapang, unsur Forkopimda Ketapang, Sekda Ketapang dan Beberapa SKPD Kabupaten Ketapang serta ratusan tamu undangan yang terdiri dari beberapa Etnis dan budaya.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang Achmad Sholeh mengatakan, diselenggarakannya Kenduri Ageng ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun Keluarga besar Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang yang Ke-23, selain itu juga memperingati 1 Suro 1954 tahun Saka serta 1 Muharram 1442 Hijriah.

“Sebenarnya kami sudah merencanakan kegiatan dengan skala besar namun karena pandemi saat ini, jadi kita hanya dapat melaksanakan dengan secara sederhana dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” ujar Ketua Umum Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) Achmad Sholeh usai kegiatan.

Sholeh menjelaskan, melalui momen ini ia berharap kerukunan antar etnis yang sudah terjaga sekarang agar dapat terus dijaga dan semakin solid, terlebih di momen pesta rakyat Pilkada yang tidak lama lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Ketapang.

“Kita berdoa, berharap agar wabah pandemik ini dapat segera berlalu. Dan kerukunan antar etnis yang ada saat ini dapat terus terjaga, “harapnya.

Sementara itu, Seketatis Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang Farhan mengucapkan selamat kepada Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) yang saat ini sudah memasuki usia ke 23 tahun. Menurut Farhan di usia 23 tahun ini tentu bukan perjalanan yang singkat, sehingga banyak hal yang terjadi, baik suka, duka, senang dan bahagia.

Ia juga berharap di usia 23 tahun ini suku Jawa dapat terus berkarya, berbuat hal yang positif terhadap pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“waktu 23 tahun ini bukan waktu yang singkat tentu banyak lika liku, persoalan, dan kebahagian yang kita rasakan selama 23 tahun di dalam perkumpulan ini. Kami juga mengapresiasi paguyuban jawa yang berpartisipasi membangun Kabupaten ketapang,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Ketapang Martin Rantan berharap dengan hadirnya Keluarga Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang (KPJK) ini dapat memberikan suport baru kepada pemerintah daerah Kabupaten Ketapang dalam membangun Kabupaten Ketapang.

“Saya mengucapkan selamat kepada paguyuban jawa yang melaksanakan kegiatan hari ulang tahun ke 23 ini, disertai memperingati 1 Suro 1954 Saka. Mudah – mudahan kehadiran paguyuban jawa ini menjadi lembaga yang bisa mengayomi masyarakat adat jawa yang ada di Kabupaten Ketapang, sehingga masyarakat adat jawa yang ada di Kabupaten Ketapang bisa bersatu padu dengan masyarakat yang lain, tidak ambyar, tidak terpecah belah,” harap Martin. (Ags Fy)