Komunitas BMC Sintang Siap jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

0
550
Komunitas BMC Sintang bersama Sat Lantas Polres Sintang Sosialisatikan Keselamatan Berlalu Lintas di Kabupaten Sintang
Komunitas BMC Sintang bersama Sat Lantas Polres Sintang Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas di Kabupaten Sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Komunitas Black Motor Community (BMC) merupakan salah satu komunitas Motor di Kabupaten Sintang  yang terbentuk atas Azas kesatuan, kekeluargaan, dan persaudaraan.

Komunitas BMC ini merupakan salah satu wadah untuk menjalin silaturahmi antar sesama Bikers. sekaligus menjadi wadah bagi pecinta motor untuk menyalurkan hobinya, “ungkap Ketua Black Motor Community (BMC) Sintang, Harul M. Rachmad saat menggelar hari Ulang Tahun BMC Sintang yang ke-2 di Gedung Kesenian Sintang, kemarin.

Harul mengatakan bahwa anggota yang tergabung dalam komunitas yang dipimpinnya tersebut harus memiliki motor Sendiri dari berbagai tipe Motor batangan dengan warna Motor Seragam.

“Karena sesuai dengan nama komunitas, maka semua motor wajib berwarna Hitam, “katanya.

Ia juga mengatakan bahwa komunitas Black Motor Community(BMC) Sintang memiliki symbol

Safety riding, dan mengenal kegiatan positif yang di tetapkan oleh UU  lalu lintas.

“BMC Sintang sebagai komunitas Motor harus tertib dalam setiap kegiatannya. Termasuk saat konvoi di jalan raya, agar tetap bisa tertib berlalu-lintas. Terutama dalam menunjang Gerakan Pelopor keselamatan berlalu lintas, “kata Harul.

Menurutnya, saat ini BMC Sintang menjadi komunitas yang solid karena didukung oleh pribadi anggotanya yang memiliki jiwa persaudaraan, solidaritas serta tanggung jawab social. “ BMC Sintang juga sebagai organisasi yang independen, sehingga tidak sepenuhnya menggantungkan diri pada Djarum. Kita juga dituntut untuk meningkatkan inisiatif dan keaktifan anggota untuk bisa menghidupkan organisasi atau komunitas ini,” katanya.

Kemudian, kata Harul, untuk menjadi anggota komunitas BMC tidak semudah yang dipikirkan. Sebab, dalam menerima setiap anggota baru pihaknya selalu melakukan seleksi terlebih dahulu. “Yang jelas ada persyaratan jika ingin terdafar sebagai anggota BMC Sintang,” ujarnya.

 Syarat itu pun, lanjut Harul, meliputi dari usia, kesehatan dan wajib memiliki SIM C yang masih berlaku serta dapat lulus masa orientasi.  “Warna motor harus hitam. Motor yang didaftarkan harus sudah dimodifikasi (min 3 item). Kemudian, motor yang daftarkan adalah milik pribadi yang digunakan sehari-hari dan hanya berlaku untuk 1 keanggotaan dan untuk setiap penggantian motor,”paparnya.

“Untuk anggota BMC Sintang saat ini berjumlah 16 orang,” tambahnya.

Menurutnya, tidak semua jenis motor yang dapat bergabung di Komunitas Black Motor Community (BMC) Sintang. Pasalnya, terdapat bebrapa kategori yang bisa masuk seperti, Motor Batangan Tahun 2007 seperti, Tiger, Scorpio, Thunder, vixion, Pulsar. Kemudian,  Harley Davidson all variant tahun 1993 keatas,Motor gede diatas 400 CC tahun 2000 keatas, Motor standart NINJA 250 keatas, CBR 250 keatas, Skuter matic PCX, GTS 250, Brugman.

“Kalau motor diluar jenis bebek, skuter dan  trail. Intinya, berwarna hitam polos yang telah di modifikasi minimal ban/velg atau penambahan box sehingga tampilannya lebih gagah dari asalnya,” ungkapnya.

Harul berharap kepada seluurh anggota BMC Sintang agar tetap kompak dan solid. Kekompakan ini dapat dibuktikan dengan saling mengenal satu sama lain, dan bisa terus menjalin persaudaraan. Terus melakukan kegiatan positif.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here