Listrik Kerap Padam, Warga Nilai Kinerja PLN Ketapang Buruk

0
51

*PLN Akui Pemadaman Akibat Gangguan PLTU Sukabangun

Foto Ilustrasi (Net)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Masyarakat Kabupaten Ketapang kembali mengeluhkan kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Ketapang, pasalnya listrik di seputar kota ketapang kembali kerap padam, ironisnya pemadaman hampir terjadi setiap hari. Hal ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat tapi juga menyebabkan kerusakan barang elektronik.

Saat dikonfirmasi, Agus (29) satu diantara pemilik warung dikawasan Pasar Sentap Kelurahan Kantor mengaku sangat kecewa dengan kinerja PLN UP3 Ketapang, menurutnya dalam sepekan terakhir listrik kerap padam.

“Pemadaman tentu sangat meresahkan dan merugikan masyarakat termasuk kami para pedagang, karena dampaknya sangat terasa,” akunya, Senin (12/10/2020).

Ia melanjutkan, pemadaman terjadi lebih dari satu pekan bahkan ironisnya hampir setiap hari listrik padam sehingga membuat jualannya menjadi tidak laku seperti hari biasanya.

“Gimana mau laku, pembeli mana ada belanja gelap-gelap, kita mau gunakan mesin genset harganya mahal sedangkan kita hanya pedagang kecil, harusnya PLN Ketapang berpikir dan berinovasi karena persoalan listrik padam sudah bertahun-tahun tidak pernah selesai, apakah managernya tidak punya kemampuan saya tidak tahulah, kalau tidak mampu lebih baik mundur,” ketusnya.

Sementara itu, satu diantara warga Kelurahan Sukaharja, Petrus juga mengeluhkan pemadaman listrik yang kembali terjadi, ia menilai penyakit lama PLN kembali kambuh sejak sepekan terakhir.

“Sangat terganggu aktivitas kita, termasuk aktivitas belajar anak-anak, bahkan akibat listrik sering padam barang elektronik seperti Rice Cooker saya jadi rusak,” akunya.

Ia juga menyayangkan sikap PLN yang kadang tidak konsisten dalam membagikan jadwal pemadaman, yang mana hal tersebut tentu sangat merugikan masyarakat termasuk dirinya.

“PLN plin plan, kadang jadwal pemadaman tidak ada tapi nyatanya padam, belum lagi pemadaman sudah terjadi baru jadwalnya keluar. Harapan kita PLN berbenah tidak hanya berbenah soal SDM tapi juga peralatan agar tidak ada lagi pemadaman terjadi dengan berbagai alasan,” mintanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Manager PKN UP3 Ketapang, Sanggam Sinaga mengaku kalau pemadaman yang beberapa waktu ini akibat dari suplai listrik di Ketapang yang defisit karena adanya gangguan pada PLTU Unit 1 dan PLTU Unit 2 yang terletak di Desa Sukabangun Dalam.

“Ada tiga status yang pertama defisit, kedua siaga dan ketiga aman, untuk beberapa hari terakhir khsusunya dibulan oktober posisi suplai kita dari siaga menjadi defisit,” akunya.

Ia melanjutkan, kondisi ini lantaran adanya kejadian Blackout pada PLTU unit 1 yang diakibatkan hujan deras disertai petir yang terindikasi menyambar beberapa peralatan sehingga berdampak pada kejutan di mesin pembangkit.

“Tanggal 5 Oktober PLTU unit 1 sudah kembali masuk sistem dan status listrik kita menjadi siaga artinya kebutuhan pas tapi pada tanggal 7 Oktober ada gangguan di PLTU unit 2 namun saat ini telah masuk sistem kembali,” tukasnya. (Agsfy)