Mahasiswa Sintang Evakuasi Diri Dari Tiongkok Karena Virus Corona

0
96

Fitri Ariyesti, Mahasiswa asal Sintang yang mengemban Study Pendidikan di University Of Science And Technology Of China
SINTANG I LINTASKAPUAS – Seorang Mahasiswa asal Sintang yang mengemban Study Pendidikan di University Of Science And Technology Of China, mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi diri sendiri pulang ke Indonesia pasca mewabahnya virus corona yang melanda negeri Tirai bambu belakangan ini.
Keputusan untuk mengevakuasi diri sendiri pulang ke idonesia dilakukan Fitri setelah membaca berita bahwa Amerika Serikat akan segera mengevakuasi warganya dari Provinsi Wuhan. Sehingga perempuan kelahiran Serawai – Kabupaten Sintang ini langsung pesan tiket pesawat pulang ke Indonesia pada tanggal 27 Januari 2020.
“Sebenarnya tidak ada niat pulang, tapi setelah baca berita lewat media CNN dan BBC bahwa USA akan segera mengevakuasi warganya dari Wuhan, seketika itu juga saya langsung pesan tiket balik ke Indonesia, “ungkap Fitri Ariyesti kepada lintaskapuas.com, saat ditemui dirumah kediamannya, kelurahan ladang Kecamatan Sintang, minggu(2/2/2020)
Perempuan yang kuliah mengambil jurusan publik administrasi mengaku bahwa kampusnya berada di Kota Hefei, Provinsi Anhui. Tidak jauh dari kota Wuhan. Jika menggunakan kereta cepat hanya memerlukan waktu 45 menit sampai 1 jam. Sementara itu, jika berkendara menggunakan mobil sekitar 4-5 jam. “jarak Antara Wuhan dengan kota tempat saya kuliah jaraknya tidak jauh, sehingga penyebaran virusnya dipastikan sangat rentan, “ucapnya.
Fitri mengatakan pasca viralnya virus corona di Negeri Tiongkok – Cina tersebut, kondisi kota yang menjadi tempatnya menuntut ilmu sangat sepi, bak seperti kota mati. “sejak Viral Virus Corona ini, masyarakat jarang dijalanan. Dan kami mahasiswa yang diasrama juga dilarang pihak kampus keluar, bahkan kemarin saya sudah memperiapkan bekal makanan seminggu, “ceritanya.
“Virus Corona ini, anjut Fitri, mulai mucul kepermukaan itu sudah sejak desember 2019. Namun, puncak Viralnya baru sejak tanggal 20 Januari 2020 lalu, dan saat ini kota yang menjadi tempat saya kuliah itu sepi sekali, seperti kota mati, jarang kita menemui orang dijalanan, “ucap Fitri
Ia juga menyampaikan bahwa Mahasiswa Indonesia yang kuliah di kota Hefei, Provinsi Anhui ada sekitar 40 orang, dan semuanya sudah mengevakuasi diri pulang ke indonesia. Saat ini hanya tersisa tiga orang belum pulang karena terkendala tiket belum dapat dan ada satu orang masih dalam proses perpanjangan visa.
Setelah melakukan perjalanan dengan pesawat dari hefei ke shenzen, kemudian ke jakarta. Fitri mengaku lega setelah tiba di indonesia karena ketakutan akan virus corona yang kini sudah menjangkit kesejumlah negara
“Kalau masalah kekhawatiran, kami disana sangat khawatir, apalagi pihak kampus mewajibkan kami harus mengecek berita setiap harinya, berapa jumlah korban, jadi untuk dampak fisikologis pasti ada. Apalagi musim libur imlek itu semua warga pasti baik kampung, jadi kita pasti was-was, oleh sebab itu kita sepakat saja untuk pulang hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Jadi kita akan pulang jika pihak kampus sudah mengumumkan masuk perkuliahan dan jalur penerbangan menuju cina juga dibuka, “jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here