Minum Miras Berujung Maut, Diduga Ketersinggungan Temanpun Jadi Lawan

0
252
Foto Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana saat menerangkan  pengungkapan kasus pembunuhan di Kecematan Kendawangan. (Foto Agsfy)

LINTASKAPUAS I KETAPANG. – Kepolisian Sektor (Polsek) Kendawangan bersama Satuan Reskrim Polres Ketapang berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di salah satu Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Kendawangan yakni PT Andes Sawit Lestari (ASL) Cargill Group, Minggu, (12/09/2021) kemarin sekitar pukul 01.30 Wib. Dalam kurun waktu kurang lebih 4 jam polisi berhasil meringkus pelaku teman bunuh teman ini.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana dalam keterangan pernya pada selasa (14/09) sore menyampaikan, terungkapnya kasus pembunuhan tersebut yakni pada hari minggu tanggal 12 september 2021 sekira pukul 01.30 wib, Anggota Polsek Kendawangan mendapat informasi dari warga masyarakat, bahwa telah terjadi kasus dugaan pembunuhan di area perumahan karyawan PT Andes Sawit Lestari Cargill Group di Desa Banjar Sari Kecamatan kendawangan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

“Mendengar hal tersebut Anggota Polsek Kendawangan segera mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Dari hasil olah TKP serta keterangan beberapa saksi dilokasi kejadian, petugas berhasil mengantongi identitas korban serta identitas terduka pelaku,” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres menjelaskan, setelah Petugas berhasil mendapatkan informasi keberadaan terduga pelaku yang sempat kabur. Selang beberapa jam setelah peristiwa pembunuhan, atau tepatnya Pukul 06.00 wib, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku di perumahan karyawan PT MSJE Di Desa Seriam Kecamatan Kendawangan.

“Adapaun identitas korban yakni, Merianus Feriyanto Saifatu, laki-laki (30) yang merupakan karyawan di Estet Repin. Sedangkan Pelaku yaitu Yostus Kabu, laki-laki (58) yang juga merupakan karyawan di Estet Repin PT Andes Sawit Lestari Cargil Group Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan,” paparnya.

Kapolres menambahkan, dari tangan pelaku, turut juga diamankan sebilah parang yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menganiaya korban sampai tewas. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Kendawangan.

Terkait kronologis kejadian Kapolres menerangkan, berdasarkan keterangan seorang saksi bernama Enjel Tahoni (38) yang juga merupakan istri dari korban, ia sempat melihat korban dianiaya pelaku di depan mess pelaku, dan setelahnya ia langsung berlari ke arah pos satpam. Dan saat sekembalinya dari pos satpam, ia melihat suaminya sudah tewas di halaman perumahan.

“Berdasarkan keterangan istri koban, sebelumnya korban dan pelaku juga diketahui sempat mengobrol namun dalam kondisi dibawah pengaruh minuman keras,” terangnya.

Sementara itu menurut penuturan pelaku sendiri, ia sempat cekcok dengan korban, dan sempat dikatai “ Tolol ” oleh korban, diduga merasa karena tersinggung pelaku marah dan secara dengan sadar serta sengaja melakukan pembunuhan kepada korban.

“Pelaku sendiri terancam dengan pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman Pidana Penjara 15 Tahun,” tukasnya. (Agsfy)