Miris, Finalis Putri Pariwisata Kalbar Hanya Dibekali Pemprov Rp 5 Juta

0
3471
Sera Jalia, Panelis Putri Pariwisata Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.
Sera Jalia, Panelis Putri Pariwisata Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Sera Jalia asli dara Sintang yang terpilih mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada ajang pemilihan Putri pariwisata Indonesia di Jakarta hanya mendapatkan bantuan pendanaan lebih kurang lima juta rupiah dan biaya Transportasi keberangkatan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Manager Sera Jalia, Danus menyampaikan bahwa pemerintah provinsi hanya memberikan biaya kurang lebih dari lima juta dengan rincian bantuan untuk busana sebesar 2.550.000, uang saku sebesar 2.120.000, transport bandara di Pontianak dan Jakarta sebesar 370.000.

“Sementara untuk penginapan, Pemerintah Provinsi hanya memberi tanggungan selama 3 hari dari 16 hari kegiatan dan berdasarkan informasi dari kabupaten, Provinsi hanya menanggung pada H-1 dan H+1 saja, “jelas Danus kepada Wartawan Via WahtsAppnya, minggu(18/9)

Terkait dengan biaya lainnya selama mengikuti kegiatan dijakarta dikatakan danus sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sintang serta anggota DPRD Kabupaten Sintang. “ Kalau untuk kekurangan pendanaan lainnya, Sera jalia mendapat bantuan dari Bupati Sintang yang difasilitasi oleh Kepala dinas Pariwisata dan dua orang anggota DPRD Sintang bapak Syahroni dan bapak Hermanto Aci, “pungkas Danus.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sintang, Syarifuddin, mengatakan sera jalia mengikuti ajang pemilihan putri pariwisata Indonesia mewakili Kalimantan barat sehingga statusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah provinsi.

“Sebenarnya yang menirim Sera jalia ketingkat nasional adalah pemerintah Provinsi sehingga menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, namun sepertinya dana Pronvinsi sangat terbatas juga sehingga kesulitadan dalam pembiayaan pakaian, alat kecantikan serta yang lainnya mengalami kesulitan makanya sera jalia mengajukan Proposal kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, “ujar Syarifudin.

Dengan adanya pengajuan proposal tersebut, Syarifudin langsung melakukan koordinasi dengan Bupati Sintang didukung dengan anggota DPRD Sintang, akhirnya kita mendapat solusi untuk menanganinya dengan mengusulkan anggaran tambahan pada APBD perubahan.

“dengan solusi tersebut, akhirnya Bupati Sintang mensupport kegiatan tersebut dengan menyetujui anggaran dana diperubahan tersebut. Hal ini juga mengingat hal tersebut membawa nama baik Provinsi kalbar dan merupakan asset kabupaten Sintang.

Meskipun kewenangan sepenuhnya ada pada Pemerintah provinsi karena sudah melaju pada tingkat nasional, namun kita tidak mau hanya karena gara-gara terkendala masalah pendanaan membuat sera jalia tidak bisa berangkat dan malah yang berangkat itu nomor Dua karena jika nomor 1 tidak berangkat maka secara otomatis nomor 2 yang dari singkawang akan berangkat, oleh sebab itu kita harus bersaha untuk mendapatkan bantuan sesuai dengan Prosedur.