Pekan Gawai Dayak Sintang 2017 Berakhir Besok

0
1612
Lomba Memahat Patung, melukis Perisai, dan Menyumpit menjadi Perlombaan yang masuk dalam rangkaian Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang 2017

LINTASKAPUAS.CO-SINTANG, Pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2017 sudah memasuki akhir. Hampir semua rangkaian kegiatan dan perlombaan bisa terselenggara dengan baik dan lancar

Pekan Gawai dayak Kabupaten Sintang tersebut akan di tutup secara resmi oleh Bupati Sintang pada hari sabtu(15/7) sekitar pukul 19.00 Wib di Kompleks Stadion Baning Kota Sintang.

Ketua Panitia Pelaksana Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang memastikan bahwa Bupati Sintang akan menutup Gawai Dayak Tahun 2017.

“Kami memastikan Bapak Bupati Sintang akan menutup Pekan Gawai Dayak Tahun 2017. Mudah-mudahan cuaca cerah seperti malam-malam sebelumnya.

Dikatakan Hendrika, disela-sela acara penutupan tersebut juga akan diselenggarakan penyerahan piala kepada para pemenang 16 perlombaan yang sudah diselenggarakan selama 5 hari berjalan.

“malam penutupan merupakan malam puncak, oleh sebab itu, kita mengundang serta mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk kembali menghadiri malam puncak Pekan Gawai Dayak Tahun 2017 nanti malam dengan syarat tetap mengutamakan keamanan dan ketertiban bersama, “ujar Hendrika.

Kepala Dinas Pemuda olah raga dan Pariwisata pemerintah Kabupaten Sintang ini juga mengingatkan agar Dewan Adat Dayak di seluruh kecamatan dan pemerintah kecamatan untuk bekerjasama menyiapkan diri menjadi peserta Gawai Dayak Tahun 2018 mendatang supaya peserta lebih siap dalam hal jumlah dan kemampuan untuk berlomba.

“Karena DAD Kabupaten Sintang dibawah kepemimpinan Jefray Edward didukung Pemerintah Kabupaten Sintang dibawah kepemimpinan Jarot Winarno-Askiman sudah komit untuk melaksanakan Gawai Dayak setiap tahunnya. Maka persiapan bisa dilakukan lebih baik. Tahun depan stand DAD kecamatan bisa menampilkan lebih banyak potensi kerajinan daerah pedalaman” terang Hendrika.

Sementara, Victor Emanuel Koordinator Seksi Acara PGD 2017 menyampaikan antusiasme masyarakat Kabupaten Sintang untuk menyaksikan dan memeriahkan Pekan Gawai Dayak Tahun 2017 sangat tinggi yang ditandai dengan membludaknya pengunjung di arena Pekan Gawai Dayak.

“setiap malam, di sekitar panggung utama sangat ramai baik oleh pendukung peserta yang ikut lomba maupun masyarakat yang ingin menyaksikan perlombaan. Pada malam hari, saat lomba sastra lisan, lomba sape, lomba lagu Dayak dewasa, tari Dayak kreasi dan final Bujang Dara Gawai, penonton sangat luar biasa namun tetap aman terkendali” terang Victor Emanuel.

Panitia Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2017 memutuskan untuk melaksanakan 16 jenis perlombaan. Sementara pada Pekan Gawai Dayak Provinsi Kalimantan Barat Mei 2017 yang lalu melaksanakan 20 jenis perlombaan. Artinya ada empat jenis lomba yang tidak bisa dilaksanakan seperti lomba seni rupa, melukis kanvas, tato dangenggong.

Jakius Sinyor Ketua Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat saat pembukaa Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang 2017 pada Selasa, 11 Juli 2017 yang lalu sudah menyatakan untuk mendorong agar pelaksanaan Gawai Dayak di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat dilaksanakan sebelum Gawai Dayak di Provinsi Kalbar dan Gawai Dayak Tingkat Provinisi Kalimantan Barat menjadi gawai terakhir di Kalimantan Barat.