Pemprov Tingkatkan Keterampilan IKM Sintang

0
714
Tim Bimtek Pemprov Kalbar foto bersama dengan pelaku IKM Sintang usai pembukaan Kegiatan Bimtek oleh Sekda Sintang

LINTASKAPUAS I SINTANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si menyampaikan ucapan terimakadih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah membina dan meningkatkan kemampuan Industri Kecil dan Menengah(IKM) di Kabupaten Sintang khususnya yang bekerja di bidang fashion tenun ikat.

“Saya berharap pada pelaku IKM di Sintang mampu membuat produk fashion yang lebih baik sehingga diminati konsumen khususnya kaum muda, ” harap Yosepha saat membuka pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Bagi Industri Kecil dan Menengah Fashion Tenun, Selasa(4/8/2020)4 di Aula SMK Kartini Sintang.

Yosepha juga menyampaikan bahwa Kabupaten Sintang memiliki potensi tenun ikat yang sangat baik bahkan sudah diakui oleh Unesco sebagai salah satu warisan budaya tak benda.
“Kami mendukung adanya kreasi baru produk tenun yang bisa menarik minat konsumen untuk membeli produk turunan dari tenun ikat. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diturunkan oleh narasumber nanti bisa meningkatkan kreativitas dan kualitas produk industri kecil di Sintang. “katanya.

Selain Itu Sekda juga berharap kepada Pemprov Kalbar jika masih memiliki anggaran untuk pelatihan khusus anyaman rotan dan bemban karena Kabupaten Sintang juga memiliki potensi Bahan Baku rotan dan Bemban.
“Rotan dan bemban ini sangat menarik jika dibuat anyaman seperti tanggui, tas, bakul, tikar, dan produk anyaman lain yang memang diminati turis asing dan kita juga bangga bisa memakai tanggui. Karena saat ini ada kecenderungan masyarakat untuk kembali ke sesuatu yang alami atau menggunakan produk dari alam, “jelas Yosepha

Sementara, Samuel Kadisperindag Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan bahwa pihaknya ingin meningkatkan produktivitas industri kecil ditengah pandemic covid-19.
“Sintang sudah masuk sebagai zona hijau covid-19 sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan tatap muka ini. Kami ingin ekonomi kembali bergairah, sehingga kegiatan ini kita laksanakan untuk menggairahkan aktivitas IKM di Kabupaten Sintang. Saya berpesan kepada IKM yang bergerak di bidang fashion di Sintang untuk meningkatkan kreativitasnya. Masyarakat ingin variasi dari produk fashion semakin banyak sehingga pembeli memiliki banyak pilihan. Untuk itulah kami ingin IKM di Sintang bisa membuat produk kreasi baru sehingga muncul produk dengan kreasi baru dan tidak monoton.
Kami mendorong desain fashion yang inovatif, kekinian dan dimintai masyarakat. Sintang menjadi daerah kedua tempat pelaksanaan bimtek ini. Sebelumnya di Singkawang. Dan kami akan terus bergerak ke kabupaten lain untuk membina dan membantu IKM di daerah. Kami berharap keterampilan semakin meningkat dalam membuat produk fashion yang dihasilkan oleh IKM di daerah” terang Samuel
Samuel berharap dengan adanya pelatihan tersebut IKM di Sintang mampu menghasilkan produk fashion yang berkualitas dan berdaya saing.
“Semoga kedepannya produk fashion dari IKM di Sintang semakin diterima konsumen. Silakan manfaat pengalaman dan ilmu dari narasumber yang kami hadirkan. “pungkasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Industri Disperindag Provinsi Kalbar, Mustitomo menjelaskan bahwa bimbingan teknis menghadirkan satu orang narasumber yakni Ibu Safitri seorang desainer dan pelaku IKM asal Pontianak tersebut diikuti 20 orang pelaku industri kecil dan menengah yang ada di Kota Sintang. “Bimtek akan berlangsung selama 4 hari dan peserta akan dibekali berbagai materi dengan Tujuan meningkatkan kualitas produk dan menambah wawasan IKM dalam bentuk kreativitas sehingga produksi dimasa datang akan semakin meningkat” jelas Mustitomo.