Penerapan Sistem Zonasi Harus Memperhatian SDM Daerah

0
74

Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan, S.Sos
LINTASKAPUAS I SINTANG- Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan mengatakan bahwa Program Skema zonasi tidak masalah diterapkan diseluruh daerah terutama dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hanya saja dalam penerapanya pemerintah harus terlebih dahulu memperhatikan kondisi daerah tersebut terutama SDM yang dimiliki.
“Pereraman Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD, SMP, dan SMA upaya meratakan sebaran peserta didik hanya saja masih ada hal yang wajib diperbaiki dalam sistem zonasi tersebut.
Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan, selain upaya pemerataan sebaran siswa, namun Pemerintah Kabupaten Sintang juga wajib berupaya lebih keras menyamaratakan sebaran jumlah dan kualitas sumber daya manusia (SDM) termasuk tenaga pengajar tingkat SD, SMP, dan SMA, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Selain SDM, saran dan prasarana di setiap sekolah penyelenggara PPDB bersistem zonasi juga sebaiknya tidak timpang. Hal ini menurutnya penting agar seluruh peserta didik bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang sama dimanapun mereka bersekolah dengan sistem PPDB zonasi.
Ia juga meminta Pemerintah memperhatikan siswa-siswi yang berdomisili di dekat perbatasan area zonasi. Sebab tak sedikit justru harus mendaftar ke sekolah yang jaraknya lebih jauh.
“Jarak tempuh yang jauh ke sekolah dinilai bisa mengganggu konsentrasi belajar dan meningkatkan resiko juga karena harus menempuh jarak cukup jauh setiap harinya untuk ke sekolah,” ujarnya, Rabu (26/6/2019).
Olehkarenannya, harus ada aturan yang lebih fleksibel terkait PPDB bersistem zonasi. Lebih khusus di Kabupaten Sintang. Setakat ini cukup banyak sekolah yang terkonsentrasi di kawasan perotaan Sintang.
“Kami harap aturan lebih fleksibel, karena kita melihat kondisi di daerah kita penyebaran SMA belum merata,” katanya.
Aturan dalam PPDB sistem zonasi, menurutnya, juga harus terus dievaluasi mempertimbangkan keadaan riil di masing-masing daerah termasuk di Kabupaten Sintang.
Menurut legislator Daerah pemilihan Serawai Ambalau ini, masih cukup banyak orangtua yang sampaikan keluhannya terhadap sistem ini tanpa mendapatkan jalan keluar yang akomodir pihak orangtua maupun aturan zonasi, “pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here