Program Padat Karya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

0
79
Penyematan Rompi kepada Tenaga Kerja dalam Program Padat Karya oleh Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah Murni di Depan Pintu Gerbang masuk Bandara Tebelian Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG – Program Padat Karya merupakan salah satu program unggulan pemerintah pusat untuk pemberdayaan serta upaya percepatan pengentasan kemiskinan ditengah Pandemi Covid-19 melanda negeri ini.

kegiatan Pelaksanaan program Padat Karya yang diinisiasi  Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dipusatkan di Kawasan Bandar Udara tebelian Sintang dihadiri langsung Direktur Pener

Melalui Program Padat Karya tersebut, Pemerintah telah memberdayakan 350 -an masyarakat lokal yang berada diwilayah Badara Udara tebelian Sintang.

Pelaksanaan kegiatan Padat Karya tersebut dihadiri langsung Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah Murni, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, PLH Bupati Sintang Yosepha Hasna serta Sejumlah Pimpinan Forkompinda Kabupaten Sintang yang berlangsung di Depan Pintu Gerbang masuk Bandara Tebelian Sintang, sabtu(25/9/2021)

Sambutan Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus dalam kegiatan Program Padat Karya di UPBU kelas II Tebelian Sintang

kepala kantor UPBU Tebelian, Patah Atabri, S.ST MM,  mengatakan pelaksanaan padat karya tahun 2021 mengusung tema “Peran serta ditjen perhubungan udara dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kegiatan pendukung program padat karya.

Patah Atabri mengatakan Kegiatan Program Padat Karya tersebut melibatkan tenaga kerja dari masyarakat yang berada diwilayah Bandara Tebelian Sintang.
“Ada sekitar 350- an orang lebih masyarakat lokal yang kita libatkan dalam program padat karya ini yang berasal dari tiga desa yakni masyarakat Desa Kunyit, masyarakat Desa Manter dan masyarakat Desa Sungai Ukoi Kecamatan Sei Tebelian, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat ” ucapnya.

Sementara, Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah Murni saat membacakan sambutan Dirjen Perhubungan darat Kementerian Perhubungan RI mengatakan bahwa program padat karya sudah terealisasi di 22 Provinsi dan 54 Kabupaten dengan serapan tenaga Kerja sebanyak 2.500 Orang lebih dengan upah yang sudah tersalurkan sebanyak 4,22 miliar.

“Target program Padat Karya untuk tahun ini mesti kita realisasikan di 29 provinsi dengan capaian penyerapan tenaga kerja yang memberdayakan Masyarakat sebanyak 7000 orang dengan serapan anggaran hingga 26 Miliar, “jelas Maria.

Maria mengatakan Program Padat Karya merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepedulian kementerian perhubungan RI dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

“Program ini merupakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat yang terdampak langsung dengan Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang, “Kata Maria.

Ia berharap, melalui program Padat Karya tersebut bisa mengakomodir tenaga Kerja yang di PHK dampak dari Pandemi ini.
“mudah-mudahan dengan adanya program ini bisa membantu meningkatkan Ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ditengah-tengah Pandemi Covid-19 melanda negeri ini” harapnya.

Sementara PLH Bupati Sintang Yosepha Hasna menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementrian Perhubungan RI dan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus yang sudah menggelar kegiatan Padat Karya di  UPBU Kelas II Tebelian Sintang.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan ribuan terimakasih dan penghargaan kepada Kementerian perhubungan dan Ketua Komisi V DPRRI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sintang dengan program Padat Karya ini” ,ucap Yosepha.

Yosepha menuturkan, dengan adanya program Padat Karya yang dipusatkan di UPBU Tebelian Sintang tentu akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 karena kondisi perekonomian masyarakat sintang ditengah Pandemi saat ini mengalami kemunduran”, tuturnya
semoga, Lanjut Yosepha dengan masuk nya program Padat Karya ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 melanda, “pungkasnya.