Semarakan HUT RI Ke-72 Melalu Lomba Menyumpit

0
518
Bupati Sintang adu kemahiran menyumpit dengan Ketua DPRD Sintang dan Wakil Bupati Sintang dalam acara Lomba Menyumpit di taman Bungur Sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa budaya Kalimantan Barat merupakan salah satu budaya Nusantara yang harus di jaga dan dilestarikan

“Menyumpit termasuk salah satu budaya lokal di klimantan Barat. sehingga, harus tetap kita jaga dan kita lestarikan keberadaanya agar tidak punah, “ungkap Jarot saat membuka lomba menyumpit dalam rangka memperingati HUT RI ke-72 di Taman Bungur Sintang, rabu(16/8)

Jarot juga mengatakan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke 72 mengambil tema Indonesia Kerja Bersama. “Tema tersebut mengandung filosofi yang sangat dalam bahwa Indonesia didirikan oleh kebersamaan banyak elemen bangsa. Bahwa selama 72 tahun seluruh elemen bangsa yang terdiri ribuan suku bangsa dan 17.000 pulau turut mengisi kemerdekaan selama ini.
Oleh Karena itulah, lanjut Jarot, lomba sumpit ini menjadi penting untuk dilaksanakan, karena budaya Kalimantan Barat juga salah satu budaya nusantara. Kearifan lokal seperti menyumpit wajib dilestarikan. Saya bangga lomba sumpit bisa dilaksanakan. Bahkan saya siap untuk mencoba menyumpit, “pungkas Jarot Winarno.

Sementara, panitia pelaksana lomba sumpit, Mateus Siong, menjelaskan bahwa lomba sumpit dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 Tahun 2017 di Taman Bungur diikuti oleh pegawai negeri sipil, pelajar dan masyarakat umum.
“lomba ini diikuti perorangan saja, dari pelajar adan 32 orang dan dewasa 14 orang peserta. Untuk mendukung lomba supaya berjalan lancar dan sukses, kami sudah menunjuk tim untuk mengatur waktu, juri lintasan dan juri rekapitulasi nilai. Untuk lomba kali ini, kami memutuskan jarak antara sasaran tembak dengan peserta adalah 25 meter. Setiap peserta akan mendapatkan 10 anak sumpit, 5 ditembakan dengan posisi berdiri dan 5 ditembakan dengan posisi duduk. 10 anak sumpit tersebut harus dihabiskan dalam waktu 3 menit” terang Mateus Siong.
H.A. Suan Rumban penanggungjawab lomba sumpit menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba menyumpit ini untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 Tahun 2017. “lomba ini juga untuk melestarikan nilai dan kearifan lokal. Menyampaikan kepada generasi muda bahwa kita punya kearifan lokal yang bernilai tinggi seperti menyumpit ini. Bahkan pada pelaksanaan Hari Olahraga Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada 8 September 2017 mendatang dan Kabupaten Sintang sebagai tuan rumah, lomba sumpit juga akan kembali dilaksanakan yang akan diikuti oleh 14 kabupaten kota yang ada. Dengan demikian, olahraga sumpit akan terus eksis” terang H.A. Suan Rumban.
Vinsensius Angga pelajar SMA Panca Setya I salah satu peserta lomba menyampaikan sudah pernah belajar menyumpit, namun belum pernah ikut lomba. “ini yang pertama kali saya ikut lomba menyumpit” terang Vinsensius Angga.
Yakupan dari Perdawika juga sudah biasa menyumpit. “bahkan pada Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2017 saya bisa memperolah nilai bagus dan menjadi salah satu juara” terang Yakupan. Sulaiman HM peserta dewasa dari masyarakat umum menuturkan baru pertama kalinya menyumpit. “ini ikut lomba sekaligus untuk belajar dan ini coba-coba saja untuk ikut memeriahkan HUT RI.

Lomba menyumpit tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sintang Askiman, Ketua DPRD Sintang Jefray Edward, Kapolres Sintang AKBP Sudarmin, Sultan Sintang Muhammad Ikhsan Kesuma Negara V dan Pasi Bhakti Korem 121/Abw Mayor Inf. Deddy Indrawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here