Sintang Jadi Tuan Rumah Pameran Wastra Borneo 2016

0
1204

rapat-persiapan-pelaksanaan-pameran-westar-borneo-2016-berlangsung-diruang-rapat-sekda-sintangSintang, Museum Kapuas Raya milik Pemerintah Kabupaten Sintang dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan pameran kain tradisional regional yang diikuti tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Brunai Darusalam.

“Pameran ini dinamakan Wastra Borneo. untuk itu kita harus menyiapkan kegiatan ini dengan baik. “ungkap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang, Lindra Azmar Selasa(13/9).

Ia mengatakan Pameran Wastra Borneo merupakan kegiatan besar karena akan diikuti oleh museum di Indonesia, Malaysia dan Brunai Darusalam. ”Kita juga harus mampu memanfaatkan kegiatan ini untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Sintang” terang Lindra Azmar.

Ia juga mengatakan bahwa Pameran Wastra Borneo bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat khususnya generasi muda beraneka kekayaan dan keunikan kain tradisional kita seperti kain tenun ikat, mendekatkan museum kepada masyarakat dengan sasaran pelajar dan  mahasiswa, pemerhati dan peneliti budaya, akademisi, para pelaku industri bidang busana, serta wisatawan.

“ini kegiatan museum, namun saya mengharapkan bisa juga mendorong pariwisata di Sintang sehingga peserta dari luar negeri akan kita ajak keliling wisata budaya ke galeri motor bandong, keraton, museum kapuas raya, bukit kelam  dan betang ensaid panjang.

Pameran Wastra Borneo ini, lanjut Lindra,  akan diisi dengan lomba tenun ikat, lomba fashion show, fashion show dari museum peserta pameran yang akan diikuti oleh museum se kalimantan, museum jawa tengah, museum batik pekalongan, museum tekstil jakarta, museum sarawak, museum brunei darussalam dan museum sabah.

Lindra menambahkan bahwa Kegiatan pameran wastra Borneo tersebut akan dihadiri Gubernur Kalbar, Dirjen kebudayaan Kemendikbud, Direktur pelestarian cagar budaya dan museum Kemendikbud, Kepala museum nasional,dan pimpin museum peserta, “ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Marchues Afen mengatakan demi suksesnya pelaksaanaan Pameran tersebut ada tiga hal penting yang harus di perhatikan yakni transportasi, akomodasi dan konsumsi khusus untuk tamu karena kegiatan tersebut membawa nama negara.

“tema kegiatan ini adalah diversity and beauty beyond the limits of geography. Kita akan mengusung tenun yang utama, ada juga pameran manik-manik” terang Marchues Afen.

Sementara, kabid kebudayaan Dikbud Sintang, Siti Musrikah menjelaskan  Wastra Borneo merupakan pameran khusus tekstil dan di kalimantan ini, Sintang yang pertama kalinya sebagai tuan rumah karena sebelumnya masih di Malaysia dan Brunai Darussalam.

“Wisata budaya ke betang ensaid panjang masih kami pertimbangkan mengingat jalan kesana rusak parah” terang Siti Musrikah, “pungkasnya(Ling)