Sintang Kini Miliki 22 Puskesmas

0
566

Bupati Sintang didampingi Kepala Dinas Kesehatan meninjau pembangunan Puskesmas Desa Jasa Kecamatan Ketungau hulu Kabupaten Sintang
LINTASKAPUAS I SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh mengatakan bahwa Kabupaten Sintang saat ini sudah memiliki 20 Puskesmas ditambah dua masig dalam proses pembangunan.
“Sejauh ini yang eksisting ada 20 Puskesmas, kemudian pada bulan Agustus 2019 kemarin kita ada nambah 1 Puskesmas sehingga menjadi 21 Puskesmas.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini telah dibangun Puskesmas perbatasan antara Indonesia-Malaysia diwilayah Desa Jasa Kecamatan Ketungau Hulu.
“Puskesmas perbatasan didesa jasa sat ini masih dalam proses pembangunan dan ini akan menjadi puskesmas ke 22 di Kabupaten Sintang”, kata Sinto.

Harysinto Linoh menjelaskan pembangunan dan fasilitas yang akan ada di Puskesmas Jasa, “Puskesmas Jasa ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Tahun anggaran 2019 dengan Pagu 8 Milyar, kemudian Puskesmas Jasa ini adalah puskesmas rawat inap, nantinya ada 15 tempat tidur, dengan peralatan yang lengkap, tenaga medis, perawat medis yang lengkap”, jelasnya

Kadinkes Sintang beralasan bahwa dengan dibangunnya puskesmas ini agar masyarakat tidak berobat ke negeri seberang, “alasan kami membangun puskesmas Jasa ini adalah pertama jarak dari Desa Jasa ke Desa Senaning inikan cukup jauh, belum lagi akses jalan yang belum begitu baik, kemudian ada masyarakat dari Desa Jasa ini berobat ke negeri seberang, jadi kita mau masyarakat berobat di Negeri Sendiri, nah itulah alasan kami membangun ini”, tuturnya

Tetapi, sambung dr. Sinto, selama ini di Desa Jasa sudah ada fasilitas kesehatan seperti Pustu dan Polindes, “tapi yang saya inginkan dengan adanya Puskesmas di Jasa ini ada tenaga dokter, tenaga medis dan perawat medis yang standbye sehingga masyarakat tidak perlu berobat ke negeri seberang”, ucapnya.

Mantan Direktur RS Ade M djoen Sintang ini optimis pembangunan Puskesmas Jasa akan cepat selesai, “hari ini kita sama pak Bupati meninjau langsung, progresnya saat ini sudah 30%, kita berharap pembangunan ini selesai pada awal Desember 2019, kita pacu terus pembangunannya”, harapnya.