Tanamkan Perilaku Hidup Sehat Pada Anak Sejak Dini

0
43

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Heri Maturida
LINTASKAPUAS I SINTANG – Usia sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai nilai prilaku hidup bersih dan sehat sehingga berpotensi sebagai agen perubahan untuk mempromosikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS), baik dilingkungan sekolah, keluarga, dan di lingkungan masyarakat setempat.
“Dengan menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada anak-anak kita sejak dini. Maka, saya yakin anak kita akan mampu tumbuh dan berkembang serta memiliki SDM yang berkualitas, “ungkap Anggota DPRD Sintang Herimaturida kepada Awak media kemarin.
Politisi Partai gerindra ini juga mengatakan bahwa dengan menanampan perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada anak khususnya dikabupaten Sintang, maka kita sudah ikut berkontribusi mensukseskan program Perintah Kabupaten Sintang untuk hidup sehat sekaligus bersih.
“Selain peran Orang tua, Peran Sekolah juga wajib mengkampanyekan Pola hidup bersih dan sehat kepada murid mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA serta hingga ketingkat Perguruan tinggi.
Dengan harapan kedepannya sianak kelak bisa memberikan contoh dan pelajaran kepada masyarakat yang tidak memahami arti kesehatan dan pentingnya kebersihan guna menghindari berbagai macam jenis penyakit mematikan terutama mengajari sianak agar mau perduli terhadap lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan atau mengingatkan keluarga kita akan pentingnya hidup sehat,” ujarnya.,” ucapnya.
Selain itu, Herimaturida kembali mengingatkan kepada orangtua agar selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya. Lantaran dirinya tak ingin calon generasi penerus bangsa mendatang terjerumus ke hal yang berbau negatif seperti penyalahgunaan narkoba, dan penyakit masyarakat lainnya.
“Selalu awasi dan pantau pergaulan anak-anak kita. Jangan sampai masa depannya hancur akibat hal yang negatif,” pesannya.
Tidak hanya orangtua, tapi peran guru di sekolah juga penting agar dapat mengedukasi anak-anak didiknya agar tidak mudah terjerumus ke suatu hal yang berbau negatif.
“Guru dan orangtua, sama-sama memiliki peran penting dalam menyelematkan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here