Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Desa Mungguk Kelapa Deklarasi Desa ODF

0
55
Deklarasi Desa ODF Desa Mungguk Kelapa

LINTAS KAPUAS | SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno mendeklarasikan Desa Mungguk Kelapa, Kecamatan Ketungau Hilir menjadi Desa Open Defection Free (ODF). Deklarasi tersebut digelar di Balai Dusun Mungguk Kelapa, Jumat (28/2/2020).

Jarot mengungkapkan Desa ODF merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terlebih lagi saat ini ada beberapa penyakit berbahaya dan menular yang bisa diakibatkan dengan tidak baiknya sanitasi di daerah tersebut.

“Waktu saja menjadi dokter di Ketungau Hilir, belum ada penyakit aneh-aneh, saya masih mengobati penyakit biasa saja meskipun masyarakat masih banyak yang menggunakan sungai untuk memenuhi kebutuhan,” ujarnya.

Jarot menyampaikan ada lima sanitasi total yang harus dilakukan oleh masyarakat sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya Stunting atau penyebaran penyakit menular lainnya, yaitu tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan, mencuci tangan sebelum memegang makanan, menjaga makanan agar selalu tertutup, menjaga sampah rumah tangga agar tidak berserakan dan menjaga limbah rumah tangga.

“Menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat merupakan hal yang saat ini harus lebih dipedulikan oleh masyarakat. Dengan demikian, kualitas kesehatan akan terus semakin meningkat yang tentunya nanti akan diiringi dengan peningkatan kehidupan dari berbagai lini,” katanya.

Untuk itu, Jarot berharap program desa ODF ini akan terus dilakukan sehingga memberikan dampak baik bagi kehidupan masyarakat.

“Saya bangga Desa Mungguk Kelapa bisa menjadi Desa ODF, dan ini adalah program pusat. Berarti Desa Mungguk Kelapa sudah berjalan dari Desa Maju ke Desa Berkembang,” ucapnya.

Deklarasi Desa ODF Desa Mungguk Kelapa

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan Desa Mungguk Kelapa merupakan desa ODF ke-57 se-Kabupaten Sintang.

“Untuk di wilayah Puskesmas Ketungau Hilir, Desa Mungguk Kelapa merupakan desa pertama yang menyatakan diri menjadi Desa ODF, saya tunggu desa-desa lainnya,” ucapnya.

Sinto menyampaikan salah satu syarat desa menjadi desa mandiri adalah dengan deklarasi Desa ODF yang artinya masyarakat di desa tersebut telah siap meninggalkan kebiasaan lama yaitu membuang air besar sembarangan.

“Jika tidak mau disebut desa tertinggal, maka segera ubah kebiasaan lama yaitu buang air besar sembarangan dan menjaga lingkungan sehingga bisa mendapatkan sertifikat Desa ODF,” pungkasnya. (Mcu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here