Wabub Canangkan Enam Kampung KB

0
64

Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM
LINTASKAPUAS I SINTANG, Demi mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera, Pemerintah kembali mencanangkan Enak Desa dikabupaten Sintang Sebagai Kampung Keluarga Berencana(KB)

Pencanangan Enam Kampung KB tersebut diresmikan saat peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK KB kesehatan tingkat Kabupaten Sintang tahun 2019 berlangsung di gedung PNPM Desa Landau Bara Kecamatan kayan Hulu,pada hari Rabu (20/11/2019)

Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK KB kesehatan tingkat Kabupaten Sintang tahun 2019 mengusung tema “Kita Gerakan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera.

Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan kegiatan kampung KB ini demi mewujudkan masyarakat Sintang yang sehat.
“Terkait dengan program KB kesehatan tujuan terpenting yakni untuk mewujudkan pencapaian daya dukung dan daya tampung lingkungan sehingga kebutuhan pangan,energi,dan perumahan serta lapangan kerja dapat terealisasi secara bertahap,sehingga masyarakat kabupaten sintang menjadi adil dan sejahtera, “ucapnya.

Askiman juga mengatakan Tujuan Program Kampung KB yang pertama,menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, dan kelestarian lingkungan hidup.
“Pencanangan kampung KB bertujuan untuk menciptakan program – program yang mampu mengajak dan menghimpun masyarakat desa untuk berkembang dan bertumbuh dalam membangun desa serta mampu meningkatkan pendapatan ekonomi bagi warga desa sehingga tidak hanya membatasi angka kelahiran saja namun mampu menyetarakan tarap hidup dan kesejahteraan warga desa, “pungkasnya.

Sementara, perwakilan BKKBN provinsi kalimantan Barat, Drs Kusmana menyampaikan momentum hari kesatuan gerak pkk ini bukan sekedar perayaan seremonial saja namun hendaknya kita maknai dan manfaat kan untuk menggalakkan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Interaksi konsep pelayanan yang berbasis komunitas telah berhasil menurunkan angka kelahiran dan berkontribusi pada peningkatan di bidang ekonomi dalam partisipasi perempuan,tegasnya”

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di beri mandat untuk mengatur dan mengendalikan pertumbuhan penduduk secara alami yakni pengaturan kelahiran dengan jumlah anak yang ideal,dengan cara pendekatan sebagai berikut,
“mengajak pasangan usia subur (PUS) untuk mengunakan alat kontrasepsi,
“Meningkatkan Usia kawin pertama pada perempuan”

Adapun program Kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) juga sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya stanting melalui peran pengasuh 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi keluarga yang memiliki anak usia dibawah 2 tahun dan sekaligus sebagai upaya untuk memenuhi hak anak untuk hidup layak dan mendapat pendidikan sebagai bagian dari hak asasi manusia “pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here