Wartawan Buser Kriminal Ketapang Tutup Usia, Ketua AJK : Kami Semua Turut Berduka Cita Atas Kepergian Senior Kami, Semoga Husnul Khatimah

0
80

    Foto Rangkaian Ucapan Turut Berduka Cita dari Keluarga Besar LintasKapuas.com (Ketapang) Kepada Abdul Ma’id Bin Haliq. (Foto Agsfy)

KETAPANG – Kabar duka datang dari Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK). Salah satu anggota AJK meninggal dunia pada Minggu (11/10/2020) pagi. Abdul Maid Bin Haliq, wartawan Buser Kriminal meninggal dunia karena sakit yang diderita sejak beberapa bulan lalu.

Abdul Maid meninggal duni di usia 56 tahun. Dia merupakan salah satu wartawan senior di Ketapang. Pria kelahiran Ketapang, 2 Februari 1964 ini meninggal setelah melawan penyakit komplikasi akibat penyakit tipes yang dideritanya sejak beberapa bulan lalu. Sempat dirawat di RSUD dr Agoesdjam Ketapang, tapi akhirnya dirawat kembali di rumah hingga akhirnya meninggal pada Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 06.00 pagi.

Abdul Ma’id Bin Abdul Haliq sudah mulai mengeluh sakit sejak bulan Ramadan lalu. Kepada rekan-rekan wartawan, dia mengaku kondisinya kurang sehat. Namun, demikian dia masih menyempatkan diri untuk berkumpul dengan kawan wartawan, baik hanya untuk bersanda gurau, bahkan liputan bersama-sama.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, rekan-rekan dari AJK sempat melihat kondisinya di rumah kontrakan di Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan. Dia bercerita jika nafsu makannya sudah mulai menurun. Akibatnya, berat badannya turun drastis. Untuk mengganjal perutnya sebelum minum obat, dia hanya mampu menelan beberapa suap nasi ataupun buah.

Karena prihatin dengan kondisinya, rekan-rekan dari AJK menyarankan agar dia dirawat di rumah sakit saja. Dia pun dibawa kerumah sakit. Namun, beberapa hari dirawat di rumah sakit tidak ada perubahan dia pun dibawa pulang dan dirawat di rumah. Di rumah, kondisnya tak kunjung membaik, bahkan menburuk.

“Sekarang sudah tidak bisa duduk lagi. Bahkan untuk berubah dari posisi tidurnya saja sudah harus dibantu,” kata kerabat Abdul Maid, Budi, pada Sabtu (10/10).

Kabar duka datang pada Minggu (11/10) pagi. Abdul Maid dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan di Desa Tempurukan Kecamatan Muara Pawan.

Ketua AJK Ketapang, Theo Bernadhi, mengaku tidak menduga Abdul Maid pergi begitu cepat.

“Kami masih ingat betul kalau kami menjenguk beliau beberapa waktu lalu di rumah kontrakannya di Sukaharja. Saat itu kondisinya masih cukup baik. Masih bisa bersanda gurau bersama kami. Namun karena kami khawatir dengan kondisinya, kami menyarankan untuk dibawa kerumah sakit saja,” katanya.

Dia menjelaskan, Abdul Maed merupakan salah satu anggota AJK. Dia mulai bergabung dengan AJK sejak pertama kali AJK dibentuk.

“Beliau orangnya baik. Memberikan masukan dan saran kepada kami, karena di AJK beliau adalah senior kami. Selamat jalan Pak Maid. Insyaallah husnul khatimah,” ucap Theo. (Agsfy)