12 Kabupaten/Kota Ikuti Kejurprov Bridge di Sintang

0
1285
Ketua Gabsi Sintang Momon Herwanto menyerahkan Piala bergilir pada Bupati Sintang Jarot Winarno saat pembukaan Kejurprov Bridge di Sintang
Ketua Gabsi Sintang Momon Herwanto menyerahkan Piala bergilir pada Bupati Sintang Jarot Winarno saat pembukaan Kejurprov Bridge di Sintang

SINTANG-Sebanyak 12 Kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bridge ke XV di Sintang yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Kalbar dan Piala Bupati Sintang. Tanpa peserta dari Kabupaten Sanggau dan Kapuas Hulu, kejuaraan dibuka oleh Bupati Sintang Jarot Winarno, Jumat (28/10).

Pembukaan Kejurprov dihadiri oleh Isman Ramadi, Ketua Harian Pengprov Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Kalbar. Hadir pula Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif (Disporaperekraf) Syarifudin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Murjani, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Simon Patanduk, Ketua KONI Sintang Ade M Iswadi dan sejumlah undangan lainnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa Bridge merupakan salah satu olahraga yang mengandalkan kepandaian berfikir. “Makanya, filosofi Bridge itu adalah kita harus tahu kapan memulai perang dan kapan mengakhirinya,” kata Jarot.

Jarot menyatakan, Bridge adalah olahraga yang paling fair. Karena sebelum bermain, ada mekanisme yang dinamakan bidding (penawaran). “Dalam bidding itu, akan ditanyakan apa maksud penawaran itu. Kemudian lawan menjelaskan maksudnya. Makanya Bridge ini paling fair,” katanya.

“Selain itu, dalam Bridge satu papan hanya bisa dimainkan dalam 8 menit, sehingga mengajarkan kita untuk mampu mengambil keputusan dalam waktu singkat dan tepat. Makanya, saya minta olahraga Bridge ini dikembangkan,” pintanya.

Ia menambahkan, kejurprov Bridge juga penting untuk ajang silaturahmi. “Kalau cuma untuk bermain Bgidge, bisa dilakukan kapan saja. Bahkan, bermain dilevel nasional maupun internasional pun sudah dilakukan. “Yang kurang hanya silarurahmi. Nah, Kejurprov ini merupakan momen bagus untuk merajut kembali tali silaturahmi itu. Selain diyakini dapat memperpanjang usia, juga membuka pinta rezeki,” katanya.

Isman Ramadi, Ketua Harian Pengprov Gabsi Kalbar berharap Kejurprov Bridge di Sintang menjadi momen kebangkitan olahraga ini. “Saya juga berharap, Kejurprov ini menjadi momen Kalbar untuk mendulang medali emas dimasa mendatang,” harapnya.

Dikesempatan itu, Isman juga menyampaikan bahwa Jarot Winarno yang saat ini menjadi Bupati Sintang, pernah menjadi atlet Kejurnas. “Saat Kejurnas dua tahun lalu, Pak Jarot adalah salah satu atlet yang bermain bagus banget dan bertahan di Kelas A,” bebernya.

Ketua panitia, Momon Herwanto mengatakan, Kejurprov Bridge merupakan ajang tahunan yang melibatkan semua kabupaten/kota di Kalbar. Tahun 2016 ini, Sintang dipercaya sebagai tuan rumah dengan 12 kabupaten/kota sebagai peserta. “Ada beberapa cabang yang dipertandingkan. Pertama, kejuaraan Bridge gabungan, setiap kabupaten/kota hanya bisa mengirim satu tim (6 orang). Kedua, ada Bridge pasangan terbuka, setiap kabupaten/kota bebas mengirimkan jumlah atletnya,” bebernya.

Pria yang juga Ketua Gabsi Sintang mengatakan, pihaknya tetap menargetkan gelar juara saat even ini. Mengingat saat Porprov 2010 lalu, Sintang dapat 2 emas, sedangkan tahun 2014 lalu mendapatkan satu medali perak. “Mengenai lawan yang paling susah, karena difinal hampir selalu melawan Kota Pontianak, rival terberat tetap kota itu,” katanya.

Ia mengakui Sintang mengalami keterbatasan jumlah altet Bridge. Apalagi sejak cabang olahraga ini tidak dipertandingan dalam even O2SN. “Meski demikian, kami akan berusaha membina atlet melalui sekolah, agar jumlahnya tambah banyak. Makanya kami membuat program Bridge masuk sekolah,” bebernya.

Ketua KONI Sintang Ade M Iswadi mengatakan, hampir semua jenis olahraga memiliki magnet tersendiri di Bumi Senentang. Bahkan, banyak even tingkat provinsi ingin menggelar acara di Sintang. “Hal itu dikarenakan, selain memiliki fasilitas yang memadai untuk Kalbar, kepemimpinan jarot-Askiman juga menjadi magnet olahraga,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Gabsi Sintang yang telah menggelar even tingkat provinsi. Ia berharap, Kejurprov menjadi media untuk meningkatkan prestasi dan mencetak bibit-bibit unggul untuk mengharumkan olahraga Kalbar dimasa datang