14 Unit Rumah Toko Di Pasar Inpres Sintang Ludes Terbakar

0
620
Tim pemadam Kebakaran Berjibaku melakukan pemadaman ditengah Kobaran Api yang menghanguskan 14 pintu rumah toko di komplek pasar Inpres Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG – Sebanyak 14 pintu Rumah Toko(Ruko) di jalan Partisipasi Komplek Pasar Inpres Kelurahan Tanjung Puri Kabupaten Sintang Kalimantan Barat ludes terbakar pada hari sabtu 30 januari pukul 01.50 dini hari.

Lokasi kebakaran bersebelahan dengan Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang sehingga membuat pasien berhamburan keluar mengamankan diri ke gedung Kantor Bupati Sintang

14 unit rumah toko tersebut diantaranya apotik 2 pintu, toko dinasus 1pintu, toko pakaian 2 pintu, rumah makan 1 pintu, toko emas 1 pintu, toko buku 2 pintu, warung kopi 1 pintu, toko klontong 2 pintu, toko sayur 2 pintu.

Salah seorang warga Sekitar yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa Peristiwa kebakaran terjadi
Pada pukul 01.45 wib saat warga sekitar sudah tertidur pules tiba-tiba dikejutkan dengan bunyi ledakan diantara rumah makan dengan toko buku yang menghasilkan kepulan asap diikuti dengan timbulnya api yang mulai menjalar ke ruko yang berada di dekatnya.

Puluhan pasien rumah sakit Ade M Djoen Sintang dievakuasi ke gedung Kantor Bupati Sintang pasca kebakaran 14 unit ruko pasar Inpres Sintang

“Kobaran Api begitu cepat merambat ke bangunan lain, makanya tidak ada warga yang berani menyelamatkan barang-barang yang ada didalam toko, ” ucap warga.

Puluhan mobil pemadam kebakaran dari pemda sintang, Bussera Sintang dan Watercanon Polres Sintang berjibaku memadamkan api agar tidak merembes kebangunan rumah sakit. sekitar pukul 04.30 api baru bisa dijinakkan oleh tim pemadam kebakaran

Kasi pemadam kebakaran pemda sintang, Agus mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 01.55 dini hari dan langsung terjun ke lokasi kebakaran dengan mengerahkan personil penuh untuk melakukan pemadaman
“Kami menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 1.55 Wib dan tim kami langsung terjun ke lokasi, pukul 2.05 tim sudah tiba di lapangan untuk melakukan pemadaman, ” ucap Agus.

Salah satu warga
korban kebakaran menangis histeris melihat bagunan rukonya dilahap sijago merah

Dalam Peristiwa kebakaran tersebut tidak ada barang-barang milik warga yang bisa diamankan, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.