2 Desa Belum Selesaikan SPJ ADD

0
1661
Camat Sungai Tebelian-Sintang, Bernard Saragih
Camat Sungai Tebelian-Sintang, Bernard Saragih

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Akhir tahun 2014 tinggal menghitung hari. Namun masih ada sejumlah Desa di kecamatan sungai Tebelian sintang hingga saat ini belum menyelesaikan Laporan surat Pertanggung Jawabab (SPJ) pencairan dana sebelumnya sehingga belum bisa mengajukan Alokasi dana Desa (ADD) untuk tahun berikutnya.

“ Dari 26 Desa yang ada di Kecamatan Sungai tebelian masih ada Dua Desa yang belum menyelesaikan SPJ dikarenakan tanggung jawab penagihan PBB yang belum tuntas,” ungkap Camat sungai Tebelian-sintang, Bernard Saragih kepada wartawan kemarin

Dua desa yang belum menyampaikan SPJ ADD tersebut yakniDesa Perembang dan Desa Sungai Ukoi, Untuk Desa Sungai Ukoi Bernard menyatakan dapat memakluminya karena beberapa pemilik objek pajak belum ditemukan pemiliknya karena bayak yang memiliki tanah tidak berada di Desa tersebut.

“Target  PBB ini merupakan syarat pelampiran SPJ ADD juga, bila tidak lunas maka ADD 40 njadi persen terkendala, disisi lain ini akan menjadi beban Desa, “ Tambah Bernard.

Maka untuk masalah PBB ini akan dilakukan evaluasi  mengingat banyak tanah di Sungai Ukoi dimiliki orang luar namun tidak di lakukan pengolahan. “Bila tanah-tanah ini tidak juga di olah maka pemerintah dapat menetapkan sebagai tanah terlantar, bila ini dikatagorikan tanah terlantar maka pemerintah dapat memutihkan status Tanah ini,” Kata Bernard.

Ancaman ini tentunya bertujuan agar masyarakat dapat membayar PBB sehingga berkontribusi pada desa, sebab PBB ini bila tidak di bayar menghambat proses pencairan ADD yang tersisa 40 persen. Dalam ADD ada kontribusi PBB melalui biaya pengutipan dan pengelolaan sehingga Desa sangat bertangungjawab terhadap pemungutan PBB ini.

Bernard juga ters mendorong dua Desa yang belum menyelesaikan SPJ ini secepatnya melakukan peyelesaian mengingat para Kepala Desa dituntut bukan saja piawai dalam pekerjaan fisik namun juga mampu menyelesaikan Administrasi dengan baik.(Hery Lingga)