20 Jam Pencarian, Iva Ditemukan Tak Bernyawa

0
2380
Jasad Iva Rahayu, siswi Man Sintang Setelah ditemukan, langsung di evakuasi warga menuju RSUD Sintang
Jasad Iva Rahayu, siswi Man Sintang Setelah ditemukan, langsung di evakuasi warga menuju RSUD Sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, setelah dilakukan pencarian lebih kurang 20 jam, akhirnya korban yang tenggelam yang tenggelam disungai Melawi Sintang, Iva Rahayu, anak Sekolah Madrasah Aliyah Negeri(MAN) Sintang, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi, selasa(30/9) sekitar pukul 12.45 Wib.

Peristiwa tenggelamnya korban tersebut terjadi pada, senin(29/9) sore sekitar pukul 16.30 ketika hendak turun mandi ke sungai bersama dengan tiga orang teman satu asramanya. Dan informasinya keempat-empatnya sama-sama tidak bisa berenang.

Pencarian dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan peralatan seadanya, sementara tim Badan penanggulangan Bencana daerah(BPBD) Sintang baru turun keesokan harinya, pagi sekitar pukul 10.00 Wib baru terjun kelapangan. “kalau tim yang baru datang yang baju orange itu belum lama baru sekitar satu jam lalu,, itu pun sepertinya tidak berani nyelam, “ujar salah satu warga yang saat itu berada dilokasi jeadian.

Pantauan harian ini dilapangan, Pencarian terhadap korban yang tenggelam, sejak sore hingga malam dilakukan oleh puluhan warga Desa Baning dan Desa Sungai Ana yang datang secara suka rela untuk terjun langsung melakukan penyelaman, namun pencarian tersebut tak membuahkan hasil sehingga sekitar pukul 23.00 pencarian dihentikan.

Pencarian dilanjutkan pada pagi harinya, puluhan warga kembali melakukan penyelaman, dengan menggunakan peralatan bahkan berbagai upaya telah dilakukan namun tetap tak membuahkan hasil. Karena tak kunjung ada hasil, akhirnya warga istirahat sekitar pukul 11.00 Wib.

Dan pencarian dilanjutkan pada pukul 12.30 wib, selang pencarian dalam waktu 15 menit akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi oleh penyelam atas nama Dadang Sukardi(27) yang telah melakukan penyelaman sejak malam hingga berhasil menemukannya.

Saat jenazah korban ditarik oleh dadang kepermukaan dan menunjukkan kaki korban, puluhan keluarga korban langsung menjerit histeris, bahkan beberapa teman seasramanya banyak yang menangis histeris. Saat ditemukan korban tak menggunakan sehelai kain dibadannya, kemudian sejumlah penyelam meminta kain untuk menutup jenazah korban.

Dengan ditemukannya jenazah tersebut, korban langsung dibawa kerumah sakit ade M, Djoen Sintang menggunakan mobil Labfor Kepolisian Resort Sintang untuk dipersiapkan diberangkatkan kerumah duka.(Hery Lingga)