2016 Pertumbuhan Ekonomi Sintang Capai 5,3 Persen

0
2243
Edi Suratman
Edi Suratman

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, lembaga penelitian Untan, Edi Suratman mengatakan bahwa Pertumbuhan ekonomi kabupaten sintang diprediksi pada tahun 2016 akan mencapai 5,3 persen dan pada 2021 di prediksi diatas 6 persen.

“Kami merancang prediksi pertumbuhan ekonomi kabupaten sintang yang tidak terlalu tinggi karena akan membebani bupati dan wakil bupati sintang, “ungkapnya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Sintang dirumah jabatannya, Senin(23/5)

Ia juga mengatakan selama ini pertumbuhan ekonomi kabupaten sintang selalu diatas pertumbuhan ekonomi propinsi kalbar. “Struktur ekonomi kabupaten sintang bagi kami sudah ideal. BPS dalam mengukur pertumbuhan ekonomi, dulunya hanya memakai 9 indikator, sekarang menjadi 17 indikator, “jelasnya.

Suratman juga menuturkan bahwa Pendapatan perkapita masyarakat kabupaten sintang melebihi tinggi dari kalimantan barat. Inflasi di sintang juga relatif stabil pada 6  persen pada beberapa tahun. Yang artinya tingkat kesejahteraan dan daya beli masyarakat sintang sudah baik.

“Tetapi data diatas tetap saja kuncinya memang pada infrastruktur. Angka kemiskinan kabupaten sintang pada 2014 adalah 9 persen. Angka ketimpangan ekonomi sangat besar di sintang yang ditunjukan dengan pemerataan pendapatan yang tidak baik. Yang miskin itu adalah para petani. Angka nilai tukar petani bisa dihitung dengan biaya yang dikeluarkan pertani dikurangi dengan hasil pertanian.

Sementara untuk Angka investasi di sintang dikatakan Edi Suratman, hingga 2021 diprediksi bisa mencapai 7 triliun. Investasi asing dan dalam negeri, sintang menempati urutan kedua terbesar tetapi angka pengangguran masih tinggi yang bisa disebabkan oleh investor membawa tenaga kerja dari luar sintang.

“kondisi tersebut harus diperhatikan Pemkab Sintang yang bisa diatur dalam sebuah perda. Koperasi di sintang juga banyak tidak aktif, dari 300 koperasi yang ada, yang aktif hanya 100 koperasi saja. Pemkab sintang perlu menghitung, satu kecamatan idealnya berapa koperasi yang diperlukan. Supaya masyarakat tidak terus membentuk koperasi baru. Banyak investor di sintang, yang kantornya di jakarta sehingga pajak penghasilan sedikit yang dinikmati oleh sintang tetapi oleh DKI Jakarta, “tuturnya.

Ia juga menambahkan, Berdasarkan luasan wilayahnya dan supaya cepat maju, maka Sintang itu idealnya ada 3 kabupaten. Propinsi kalbar juga idealnya 3 propinsi. Kita kalah dengan sulawesi yang antara kabupaten satu dengan yang lainnya saling berdekatan.