86,68 Persen Jalan Sintang Rusak Parah

0
1628
Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM
Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Kabupaten Sintang merupakan salah satu kabupaten tertinggal di Kalimantan barat khususnya dalam pembangunan Infrastruktur jalan hingga saat ini masih mengalami kerusakan parah hingga 86.68 persen.

“86,68 persen kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di Kabupaten Sintang tersebut merupakan data rill saat ini. oleh sebab, itu dimasa kepemimpinan kami selama 5 tahun kedepan, infrastruktur jalan menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi, “ungkap Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM saat di temui diruang Kerjanya, senin(25/4).

Askiman Mengatakan data rill kerusakan jalan perkilometer yang ada di Kabupaten Sintang tersebut sudah disampaikan pemerintah Daerah Sintang kepada komisi V Dewan Perwakilan Rakyat- Republik Indonesia(DPR-RI) di senayan Jakarta pekan lalu.

“Kabupaten Sintang memliki panjang jalan sekitar 4000 KM lebih sesuai dengan Data rill, Jalan yang masih bagus saat ini hanya berkisar 500 KM sisanya sudah rusak parah semua dan kondisi tersebut sudah kita sampaikan dan paparkan kepada wakil kita disenayan dan mereka meresponnya dengan positif, “kata Askiman.

Ia juga menjelaskan bahwa pada periode kepemimpinannya bersama bupati sintang, pembangunan Infrastruktur jalan menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi hingga berakhir masa kepemimpinan lima tahun yang akan datang.

“Didalam visi misi kita juga kemarin ada empat strategi kebijakan prioritas dan tingkat urgensinya yakni yang pertama mengatasi kegawat daruratan infrastruktur jalan, yang kedua pada sector Pendidikan, ketiga sector kesehatan dan yang keempat itu adalah bidang peningkatan ekonomi masyarakat.

Askiman juga menuturkan bahwa strategi mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur jalan saat ini pemerintah kabupaten sintang sudah melakukan pengadaan alat berat melalui dinas Pekerjaan Umum dengan pola pembangunan dari Unit pemeliharaan Jalan dan Jembatan menjadi Unit Pembangunan jalan dan Jembatan yang dimulai dari daerah perhuluan Kabupaten Sintang.

Pembangunan akan kita mulai dari wilayah terisolir yang hingga saat ini sama sekali belum memiliki jalan darat seperti kecamatan Ambalau, kecamatan Serawai dan Kecamatan Kayan Hulu dengan masing-masing wilayah ditempatkan satu-satu alat Berat untuk membuka akses jalan utama, “jelas Askiman.

Sementara untuk jalan Poros, lanjut Askiman Akan dilakukan peningkatan secara kontraktual dengan target segera dilaksanakan agar kondisi jalan dikabupaten sintang ini bisa lebih baik kedepannya, “pungkasnya.