Alpius : Curah Hujan Tinggi Berdampak Pada Produktivitas Petani Menurun

0
46
Anggota DPRD Sintang, Alpius berdialog dengan masyarakat petani Ketungau

LINTAS KAPUAS | SINTANG – Kondisi cuaca di Kabupaten Sintang yang didominasi hujan ini menyebabkan produktifitas menurun termasuk sejumlah komoditas tanaman yang pada akhirnya banyak yang gagal panen.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Alpius mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami oleh sejumlah petani. Kondisi cuaca yang cukup tinggi seperti ini tentunya menimbulkan kerugian bagi para petani.

“Kalau curah hujan cukup tinggi, semua produktifitas kita menurun termasuk bagi petani yang mengharapkan penghasilan dari tanamannya. Tapi yang ada, tanamannya malah gugur daunnya, gugur bunganya bahkan hingga kematian tanaman yang artinya tidak bisa dipanen,” tuturnya.

Tak hanya itu, lanjut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Kabupaten Sintang ini, jika pun ada tanaman yang bisa panen, untuk menjualnya tentu kesulitan mengingat infrastruktur di Kabupaten Sintang masih belum dikatakan baik secara keseluruhan.

“Kalau pun bisa panen,mereka membawa hasil produksi itu yang sulit. Kalau sekarang, mungkin genangan air tidak cukup tinggi namun kondisi jalannya rusak, itu saja beresiko,” katanya.

Untuk itu, Legislator Daerah Pemilihan Binjai Hulu – Ketungau hilir-Ketungau Tengah dan ketungau hulu ini berharap Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait dapat datang langsung ke masyarakat dan menanyakan kepada mereka mengenai masalah dan tentunya mencari solusi yang berpihak dengan masyarakat.

“Penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perkebunan bisa mendatangi langsung para petani, begitu pula petani, jangan segan untuk bertanya. Mereka ada disana untuk membantu memecahkan masalah,”ujarnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Sonny Wijaya mengungkapkan kondisi cuaca yang saat ini sedang terjadi di Kabupaten Sintang memang membuat sejumlah petani tanaman ksulitan namun berdampak baik kepada pertanian sawah.

“Pertanian sawah di Sintang ini merupakan sawah tadah hujan. Dengan demikian, semakin tinggi curah hujan maka semakin baik komoditas padinya tapi sebaliknya bagi komoditas holtikultura seperti cabai karena bisa menyebabkan gagal panen,” ucapnya.

Sonny meminta kepada para petani untuk tidak segan mendatangi penyuluh dan menyampaikan permasalahannya sehingga nantinya bisa menemukan solusi terbaik bersama.

“Jika memang ada kendala di lapangan, segera konsultasikan saja dengan penyuluh pertanian yang sudah bertugas disana. Nantinya, kita akan sama-sama membahas dan memberikan solusi,” pungkasnya.