Pembangunan Pintu Masuk TWA Bukit Kelam Rampung

0
293
Pintu Taman Wisata Alam(TWA) Bukit Kelam baru selesai dibangun oleh BKSDA

LINTASKAPUAS | SINTANG – Taman Wisata Alam (TW) Bukit Kelam yang menjadi Ikon pariwisata Kabupaten Sintang sedikit demi sedikit mulai dibenahi mulai dari sarana Fasilitas yang ada didalamnya, pintu masuk hingga perbaikan jalan masuk yang saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.

Camat Kelam Permai, Kusmara Amijaya Tahun 2022, mengatakan bahwa Pintu masuk Taman Wisata Alam Bukit Kelam sudah selesai dibenahi melalui anggaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Pembenahan Taman Wisata Alam Bukit Kelam secara bertahap sudah dilakukan, kemarin melalui Rencana Kerja BKSDA ada pemugaran pemeliharaan pintu masuk taman wisata, dan sudah dikerjakan mungkin sudah rampung dan mungkin penyerahannya juga sudah selesai, ” ungkap Kusmara Amijaya kepada sejumlah wartawan kemarin.

Menurut Kusmara, berbagai program pembenahan Taman Wisata Alam Bukit Kelam sudah mulai berlangsung sejak tahun 2022. baik dari Pihak BKSDA sendiri serta Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Jadi Pemugaran Pemeliharaan pintu masuk Taman Wisata Alam Bukit Kelam tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian BKSDA terhadap Taman Wisata Alam Bukit kelam, ” ucapnya.

Kusmara juga mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Sintang sidang menganggarkan perbaikan kondisi jalan masuk lingkar bukit kelam yang kondisinya saat ini mengalami kerusakan.

 

“Terkait dengan jalan masuk lingkar bukit kelam, sesuai dengan perda APBD Kabupaten Sintang tahun 2023 sudah dianggarkan pembangunannya dengan sumber dana yang berasal dari Dana Alokasi khusus(DAK) tahun 2023.

 

Ia juga menambahkan bahwa dirinya belum mengetahui panjang jalan akan dikerjakan. “Kalau panjang jalan yang akan dikerjakan belum tahu. hanya saja jika kita melihat anggaran yang tertera sebesar 2,9 miliar. sementara untuk panjang jalan lingkar kelam totalnya 11,9 Kilo meter. tapi kalau kita melihat keterbatasan APBD kita saat ini, saya rasa sudah lebih dari cukup, “pungkasnya.(*)