Cegah Kebakaran, Satpam Dibekali Pelatihan

0
1306

ilustrasi-kebakaranLINTASKAPUAS.COM, SINTANG- Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sintang menggelar pelatihan yang diikuti oleh sejumlah Satpam di Kabupaten Sintang. Pelatihan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman tentang pencegahan bahaya kebakaran,

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Kabupate Sintang, Agus mengatakan pelatihan Satpam rutin dilaksanakan untuk membina masyarakat mencegah terjadinya kebakaran. “Kali ini kami mengajak para Satpam perumahan dan perkantoran untuk mengetahui langkah awal bila terjadi kebakaran disekitarnya,” ungkapnya, Senin(24/11).

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, diikuti puluhan Satpam perkantoran dan perumahan yang ada di Kabupaten Sintang. Bahkan, ada Satpam dari Melawi dan Sekadau yang ingin bergabung dalam pembekalan ini. “Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini, kedepannya kami akan melaksanakan kembali dan peserta akan kami undang dari daerah lain,” katanya.

Berbagai materi dan pratek diberikan oleh petugas Damkar kepada para Satpam. Diantaranya pembekalan mengenai penggunaan alat keselamatan, cara penggunaan alat pemadam api ringan, hingga penggunaan unit Damkar. ” Dalam hal ini kita berbagi ilmu dalam mengatasi persoalan kebakaran yang terjadi lingkungan kita kepada masyarakat dan security,” katanya.

Agus menuturkan dalam menjalankan tugas petugas dituntut ketrampilan dan kesigapannya memadamkan api. Walau keterbatasan peralatan, ia berjanji pihaknya akan berkerja sebaik mungkin. “Damkar tidak tidur, kami siap turun bila terjadi kebakaran,” tegasnya.

Maka dari itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungannya dari musibah kebakaran dengan tidak sembarangan melentakkan dan meninggalkan peralatan yang rawan menimbulkan percikan api. “Untuk perusahaan maupun pertokoan diharapkan dan diwajibkan menyimpan alat pemadam api ringan. Hal ini sebagai upaya langkah awal mamadamkan api,” katanya.

Kedepannya Damkar Kabupaten Sintang akan membentuk satuan rescue untuk menangani kebakaran diluar pemukiman. Guna menginstensif mobilitas jangkauan, akan dibentuk posko kedua. ” Posko kedua dibuat agar pemadaman kebakaran dapat efektif dan efesien menjangkau wilayah terjauh secara cepat,” pungkasnya(hery lingga)