Dorong Pembangunan Industri Hilir

0
1529
Bupati Sintang Milton Crosby resmikan Pabrik pengolahan Kelapa sawit diwilayah desa Maung Kecamatan Ketungau Hilir kemarin
Bupati Sintang Milton Crosby resmikan Pabrik pengolahan Kelapa sawit diwilayah desa Maung Kecamatan Ketungau Hilir kemarin

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Salah satu upaya untuk mendorong perekonomian Daerah agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang dengan cara membangun perkebunan industri Hilir. Pasalnya Selama ini baru terbangun industri Hulu.

“selama ini memang kita masih sebatas pada industri hulu, yaitu hanya mampu menyediakan bahan baku saja sehingga dampak nilai tambahnya masih sangat terbatas, oleh sebab itu kini kita saatnya mendorong untuk industri Hilir dengan mendirikan pabrik-pabrik pengolahan sawit sehingga menghasilkan CPO atau minyak murni kelapa sawit, “ungkap Bupati sintang, Milton Crosby, saat mersmikan Pabrik Kelapa Sawit di desa Maung Kecamatan Ketungau Hilir kemarin.

Lebih lanjut, Milton Crosby menjelaskan bahwa dalam melaksanakan pembangunan daerah, kita sangat membutuhkan peran investasi swasta. Mereka unggul di bidang modal dan teknologi, sehingga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengolah potensi daerah menjadi sumber daya produktif yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Sintang mengingatkan kepada seluruh investor perkembunan sawit di Kabupaten Sintang agar menerapkan konsep berwawasan lingkungan hidup melalui 3r yaitu reduce, reuse dan recyle secara berkelanjutan. Artinya, setiap investor memiliki kewajiban menjaga agar tidak terjadinya pencemaran lingkungan. Sikap kehati-hatian terkait pengelolaan limbah perlu mendapat perhatian mereka sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, katanya.

Pihak investor juga diingtakan Bupati Sintang untuk tetap komit menerapkan corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan sesuai dengan aturan yang berlaku Sebab CSR menjadi modal dasar keuntungan kedua belah pihak dalam menjalankan kepentingan masing-masing.(*)