DPRD Minta Pemerintah Maksimalkan Penggalian Potensi Daerah

0
1357
Tuah Mangasih

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Pemerintah Kabupaten Sintang diharapkan bisa memaksimalkan potensi pajak kendaraan bermotor, bangunan, termasuk pajak mineral, pajak air tanah, pajak galian C maupun investor yang beropreasi di Kabupaten Sintang.

“Langkah itu penting guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai modal untuk melakukan berbagai pembangunan di Kalbar,” ucap anggota DPRD Kabupaten Sintang, Tuah Mangasih, Kamis (9/11).

Legislator Partai PDIP ini berpendapat, jumlah kendaraan bermotor serta keberadaan investor yang berinvestasi di Bumi Senentang harus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan PAD di Kabupaten Sintang.

“Jika langkah ini dilakukan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Sintang beserta jajaran maka PAD Kalbar akan lebih baik serta meningkat di masa mendatang,” ucapnya.

Sementara, APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran (TA) 2018 dipastikan mengalami defi sit Rp31 Miliar. Kondisi ini diperparah dengan lemahnya serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kurun lima tahun terakhir, serapan PAD hanya 6,5 persen. Sementara target minimal yang mesti dicapai 20 persen,” kata Mas’ud Nawawi, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sintang.

Untuk itu, Mas’ud berharap, SKPD dapat memaksimalkan potensi PAD-nya, supaya berkontribusi nyata bagi daerah.

“Misalkan Dinas Perhubungan, agar lebih ditertibkan pengelolaan perparkiran di Kabupaten Sintang,” katanya.

Dengan masih kurangnya PAD Sintang, tambah dia, tentunya setiap SKPD harus bekerja lebih keras lagi pada tahun depan. Tingkatkan pengawasan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, supaya serapannya meningkat.

“Setiap SKPD harus ada kebijakan-kebijakan untuk menambah pendapatan,” kata Mas’ud.