Dua Pejabat Korem 121/ABW Pindah Tugas

0
1934
Upacara Pelepasan Pindah tugas dua Pejabat  Korem 121 ABW Sintang
Upacara Pelepasan Pindah tugas dua Pejabat Korem 121 ABW Sintang

LINTAKAPUAS.COM-SINTANG. Reformasi struktur organisasi  dalam satuan Korem 121/ABW Sintang kembali digelar. Mayor Inf Hendra Sukmana pindak tugas sebagai Wadanyonif 644/Walet Sakti Brigif 19/Khatulistiwa Kodam XII/Tpr dan Mayor Inf Yuliandri Napitupulu sebagai Pasiren Progar Korem 031/Wira Bima Kodam I/Bukit Barisan.

Pelepasan dua orang Anggota TNI yang sebelumnya bertugas di Markas Korem 121/ABW Sintang tersebut berlangsung di Balai Prajurit Alambhana Wanawwai Sintang dipimpin langsung oleh Kasrem 121/Abw Kolonel Inf. Denny R.I. Masengi, rabu(5/5)

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos, M.M dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 121/Abw Kolonel Inf. Denny R.I. Masengi mengatakan bahwa Acara Laporan Korps Pindah Satuan di lingkungan TNI AD merupakan salah satu upaya penyegaran organisasi yang bertujuan sebagai pembinaan personel maupun pembinaan satuan.

Oleh karena itu, hendaknya dimaknai juga sebagai upaya untuk regenerasi kepemimpinan dengan memberi kesempatan kepada  para Perwira untuk memperoleh pengalaman tugas yang lebih beragam.

“dengan adanya proses Pindah satuan ini tentu akan semakin menambah wawasan pengetahuan dan kemampuan manajerial dalam kepemimpinanya. Hal itu semata-mata untuk meningkatkan kualitas kinerja, guna menjamin tercapainya keberhasilan tugas pokok satuan, “ungkap Kasrem

Dalam kesempatan tersebut, Kasrem 121/Abw juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Mayor Inf Hendra Sukmana dan Mayor Inf Yuliandri Napitupulu atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama bertugas di Korem 121/Abw dan selamat atas jabatan barunya  untuk Mayor Inf Hendra Sukmana sebagai Wadanyonif 644/Walet Sakti Brigif 19/Khatulistiwa Kodam XII/Tpr dan Mayor Inf Yuliandri Napitupulu sebagai Pasiren Progar Korem 031/Wira Bima Kodam I/Bukit Barisan.

Ia menuturkan bahwa Jabatan bagi prajurit pada hakekatnya merupakan kepercayaan dari  pimpinan  dan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan untuk dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan, karena  jabatan adalah sarana pengabdian, bukan suatu tujuan hanya untuk sekedar memperoleh kewibawaan, kekuasaan maupun tingkat kesejahteraan.

Jabatan itu bukan untuk dibanggakan melainkan untuk dipertanggung jawabkan, kepada pimpinan, kepada Bangsa dan  Negara, serta kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, dalam mengemban kepercayaan dan amanah pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggung jawab harus dilaksanakan secara profesional dan proporsional yang dilandasi dengan disiplin serta semangat yang tinggi dengan berorientasi kepada kepentingan organisasi, “pungkas Kasrem.*