Enam Guru SD Sintang Dikirim Ke Australia

0
2197
Bupati Sintang, Foto Bersama dengan enam Guru SD yang akan dikirim Ke Autralia didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang
Bupati Sintang, Foto Bersama dengan enam Guru SD yang akan dikirim Ke Autralia didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Sebanyak enam guru Sintang berhasil lolos seleksi untuk mengikuti program Building Relationships hrought Intercultural Dialogue and Growing Engagement (BRIDGE) Australia-Indonesia untuk mewakili Indonesia bersama dengan Guru lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang Marcues Afen, mengatakan bahwa keenam Guru SD yang lolos Seleksi untuk mengikuti pertukaran guru antar Negara yakni dengan Australia diseleksi langsung oleh Diknasbud Sintang. “proses seleksi memang kita yang lakukan namun prosesnya tetap sesuai dengan prosedur yang sudah diinstruksikan langsung oleh kedutaan Besar Australia di Indonesia.

Menurut Afen  keenam guru itu diseleksi kemampuan bahasa Inggris, baik lisan dan tulisan. Kemudian juga harus melewati tes motivasi. Enamnya dinyatakan lolos. Mereka akan tergabung dengan guru dari empat provinsi lain di Indonesia untuk berangkat ke Australia. “Mereka di Australia dijadwalkan selama tiga minggu,” kata Afen.

Enam guru Sintang yang dikirim ke Australia berasal dari berbagai sekolah. Yakni, SDN 7 Sintang, SD Panca Setia, dan SD Suluh Nusantara. Tiap sekolah masing-masing mengutus dua guru. Mereka adalah Fransiska Wiwin Suryani, Maria Ellysabet, Gunawan, Labora Febriyanti Damanik, Benyamin Pagi, dan Misnari, sebagai ketua rombongan.

Sementara, Bupati sintang, dalam kesempatan tersebut mengaku bangga karena ada enam Guru SD sintang yang terpilih untuk mewakili Indonesia. “ini perupakan suatu prestasi yang harus dikembangkan dan saya sebagai Bupati sangat bangga karena ternyata SDM Sintang ini tidak bisa dikatakan lagi seperti katak dalam tempurung, “ujar Milton

Milton juga berharap para  guru bisa memperdalam ilmu selama di Australia. Hasil yang diperoleh diminta dapat disinergiskan untuk menunjang dunia pendidikan di Sintang. Tidak kalah penting yakni menjaga nama baik bangsa serta daerah.