Jamaludin, Korban Tebrak Lari Meninggal di RSUD Sekadau

0
1917

DUA JAM TERGELETAK DIJALAN BARU MENDAPAT PERTOLONGAN

jamaludin, Warga Sintang jadi Korban Tabrak Lari Meninggal di RSUD Sekadau
jamaludin, Warga Sintang jadi Korban Tabrak Lari Meninggal di RSUD Sekadau

LINTASKAPUAS.COM – SEKADAU, Laka Lantas kabupaten Sekadau, merengut nyawa warga Kabupaten Sintang, kecelakaan yang diduga tabrak lari, sempat membuat istri dan anak korban histris tak sadarkan diri, kecelakaan terjadi di KM 18 Desa Gonis Tekam Kecamatan Sekadau Hilir, pada Kamis (2/6) sekitar pukul 18:00 WIB.

Kanit Laka Satlantas Polres Sekadau Bripka Winarto mengatakan, kecelakaan yang diduga tabrak lari tersebut disebabkan tidak ada saksi mata yang melihat jelas  kejadian tersebut, dan pihak polisi baru mendapatkan laporan pada pukul 20:00 WIB.

“Kami mendapat laporan laka dari warga jam 8 malam, dan tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut,” ujar Winarto pada Jumat, (3/6).
Dari keterangannya, pria yang menjadi korban tabrak lari ini bernama Jamaludin (50), warga Jl. MT Haryono Perumahan  BTN Cipta Mandiri 1 Kabupaten Sintang diketahui sudah  meninggal dunia.

Sebelum meninggal, korban yang mengendarai motor Honda Vario bewarna biru, dengan nomor polisi KB 3435 RU, korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan oleh warga dengan luka parah di bagian kaki dan selangkangan korban.

“Kaki korban patah pada bagian paha bagian kiri, korban juga sempat berkata bahwa dirinya telah disenggol oleh truk bermuatan sawit kepada warga yang menolong. Kemudian korban langsung dilarikan kerumah sakit umum Sekadau, dan akhrinya meninggal,” jelas Winarto.

Korban diketahui merupakan seorang guru SD di Kabupaten Sintang. Hal itu dikatakan oleh tetangga korban yaitu Adam Hamid saat ditemui di RSUD Sekadau.

“Dia pulang dari Pontianak kerena ada urusan keluarga di sana dan mau pulang ke Sintang. karena niat hati mau persiapan anak anak sekolah menghadapi ulangan ,” ujarnya.

Sesampai di RSUD Kabupaten Sekadau kelurga korban histeris bahkan anak korban sempat pingsan dan tak sadarkan diri setelah mengetahui Orang tua tercinta meninggal dunia. Menurutnya, dia tidak  menyangka bahwa Jamaludin menjadi korban tabrak lari.

“Saya tidak nyangka, saya kira luka lutut, memar memar saja, mau ditelpon tidak aktif,  untuk itulah saya mulai merasa tidak enak perasaan, sesampai di RSUD sekadau setelah mendengar keterangan pihak rumah sakit ternyata suami saya tercinta sudah tidak ada lagi,” ujar Yanti istri korban yang juga sempat terjatuh kelantai saat mendapatkan kabar dari Dokter dan perawat RSUD Sekadau yang bertugas .

Sementara anak korban Devi mengatakan  Tidak menyangka ayah tercinta pergi mengalkannya  untuk selama-lamanya.

“Rasa belum percaya bapak pergi tinggalkan kami untuk selamanya” ucapnya.

Informasi yang didapatkan Korban yang juga menderita patah tulang belakang dan beberapa luka hebat di bagian organ tubuh lainnya. Jenazah korban dijemput sanak familynya dan untuk dikebumikan. Sementara, petugas unit laka lantas polres sekadau saat ini sedang melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terhadap penabrak korban.

Sementara motor korban diamankan di Polres Sekadau untuk penyelidikan lebih lanjut. (Hermanto )