Jarot Tetapkan Sintang Kejadian Luar Biasa (KLB) Rabies

0
959
Jarot Winarno
Jarot Winarno

Pemkab Sintang akhirnya menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies di Bumi Senentang. Penetapan status KLB ditandatangani Bupati Sintang, Jarot Winarno tanggal 21 Juni lalu. “Penentuan KLB karena sudah ada suspect rabies pada manusia,” kata Bupati Sintang Jarot Winarno.

Dengan ditetapkannya KLB rabies di Sintang, kata jarot, maka seluruh anjing di Sintang terutama di daerah ring I seperti Tempunak maupun Sungai Tebelian harus divaksin. “Kalau ditemukan anjing belum divaksin dan belum diidentifikasi, harus dieleminasi,” tegasnya.

Jarot menyatakan, vaksinasi secara internsif akan dilakukan oleh Dinas Pertanian di bagian peternakan yang dibantu Forkompincam, pemerintah desa, Babinsa dan pihak kepolisian. “Nantinya, semua pihak bersinergi untuk memberikan vaksin. Pemberian vaksin anti rabies, eleminasi dan penanganan pasien yang terkena gigitan anjing harus lebih intensif,” tegasnya.

Jarot mengakui vaksin anti rabies untuk anjing di Sintang masih kurang. Dengan adanya KLB, harus diintensifikasi, terutama penanganan kasus gigitan anjing yang ada di Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang. “Vaksin anti rabies dan serum anti rabies mutlak tersedia di daerah kita,” katanya.

Sampai sekarang, kata Jarot, pemerintah daerah masih kesulitan untuk mendapatkan vaksin anti rabies dan serum anti rabies. “Barangnya ada, tapi untuk mendapatkannya sangat sulit. Saya berharap dengan penetapan status KLB, Sintang mendapat prioritas pengiriman vaksin anti rabies yang dimaksud. Mengingat, vaksin ini wajib tersedia di rumah sakit rujukan, Puskesmas ring I maupun di Dinas Kesehatan,” harapnya.