Kasiter Kasrem 121/ABW Hadiri Vicon Bersama Wakil Presiden Dalam Rangka Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2023

0
326

LINTASKAPUAS | MEMPAWAH – Kasiter Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Mordechai Triyandono, mewakili Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief, S.I.P., menghadiri kegiatan Vicon Bersama Bapak Wapres Prof.Dr.K.H .Ma,Ruf Amin Dalam Rangka Kegiatan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2023 dalam Mendukung HUT TNI ke 78 di Desa Wajok Hilir Kec. Jongkat, Rabu (01/11/2023).

Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2023 ini dalam rangka ulang tahun TNI ke 78 dimana dengan tema ketahanan pangan untuk Indonesia maju.

Wapres Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, dalam pengarahannya melalui Vicon mengatakan, ketahanan pangan merupakan suatu kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan secara cukup, baik dari jumlah maupun mutunya yaitu aman, merata, dan terjangkau.

Oleh karena itu masyarakat untuk terus maju dan berproduksi guna membangun ketahanan pangan. Ketahanan masalah pangan ini menjadi fokus untuk kita semua mengingat adanya ancaman krisis pangan dunia.

“Bagi Pejuang Pangan, yaitu para petani serta generasi muda, saya minta terus semangat dan bekerja keras meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Petani masa kini harus paham akan teknologi yang semakin canggih ,dan selalu terbuka dengan inovasi baru, terus mau mempelajari hal-hal baru, berkolaborasi dalam kelompok tani dan berkorporasi. Kesejahteraan petani dapat kita wujudkan jika kita terus mampu dalam bekerja bersama” Ujar Wapres.

Kepada bapak panglima TNI saya berharap untuk lahan yang masih tidur agar segera kita rekrut dan kita jadikan lahan produktif oleh karena itu kita lakukan upaya upaya kompensasi dan ini juga bagian dari pada tugas TNI dimana tugas tersebut termasuk tugas Operasi militer Selain Perang karena melakukan penanggulangan ketahanan pangan.

“Saya sudah melihat seluruh Kodam yang sudah melakukan gerakan-gerakan sehingga insya Allah TNI bisa mengatasi lahan yg masih tidur untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, dari semua limit saya meresmikan kawasan pangan nasional di Sulawesi Tengah sehingga gerakan itu juga menjadi program pemerintah ± 15 ribu hektar” Ujarnya

Beliau meyakini bahwa dengan ketahanan pangan ini TNI dan masyarakat mampu bekerja sama dalam menggerakkan suatu lahan yang tidur untuk segera di garap dalam menciptakan suatu ketahanan pangan dan yang dirasakan belum ada terdengar masyarakat yang kelaparan dalam hal kekurangan pangan.