Kasus Pencemaran, PT SAM Sudah Berulangkali Diingatkan

0
1550
Limbah PMKS PT SAM yang beroperasi di Simbak-Binjai Hulu Dialirkan Kesungai Kapuas
Limbah PMKS PT SAM yang beroperasi di Simbak-Binjai Hulu Dialirkan Kesungai Kapuas

LINTASKAPUAS.COM, SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten SIntang, Hamzah Sopian membenarkan banyaknya ikan keramba milik masyarakat yang mati diduga akibat limbah PT SAM. “Kejadian seperti ini sebelumnya pernah terjadi. Perusahaan sudah berulangkali diingatkan, namun tidak ada tanggapan,” katanya.

Ia mengatakan, dampak limbah paling dirasakan masyarakat saat musim penghujan. “Kalau pasang, masyarakat yang punya keramba kerap mengeluh, karena ikan bawal, ikan mas maupun nila banyak yang mati,” bebernya.

Camat Sintang, Ana Prihantina mengatakan dirinya sudah mendapat laporan masyarakat yang mengeluhkan limbah PT SAM yang membuat ikan keramba milik masyarakat mati. “Dalam waktu dekat, kami akan memfasilitasi pertemuan antara PT SAM dengan masyarakat pengelola ikan keramba dan juga Badan Lingkungan Hidup. Nanti pertemuan akan dijadwalkan,” jelasnya.

Kapolsek Sintang, AKP Dedy Siregar menyatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah ada pelanggaran pengolahan limbah yang dilakukan PT SAM. “Saya sudah turun langsung ke lapangan. Yang saya lihat limbahnya memang dialirkan ke Sungai,” ucapnya.