Lelang Jabatan Eselon II Tahun 2017

0
1603
Kabag Humas dan Protokoler Sekda Kab. Sintang, Kurniawan, S.Sos
Kabag Humas dan Protokoler Sekda Kab. Sintang, Kurniawan, S.Sos

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, -Bupati Sintang, Jarot Winarno menjawab isu yang berkembang mengenai rencana mutasi, rotasi maupun promosi Aparatur Sipil Negara (ASN). Jawaban Jarot itu disampaikan melalui Kepala Bagian Humar dan Protokoler, Kurniawan.

Jarot menegaskan tidak akan melakukan mutasi, rotasi maupun promosi dalam waktu dekat. “Bupati patuh pada aturan yang menyatakan bahwa setelah dilantik, dalam jangka waktu enam bulan tidak boleh melakukan mutasi maupun, rotasi maupun promosi. Langkah itu dilakukan untuk menjaga efektivitas dan kekompakan kepegawaian,” tegas Kurniawan.

Jadi, kata Kurniawan, isu yang menyatakan Bupati dan wakil Bupati terpilih akan merombak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam waktu dekat, semuanya tidak benar. “Beliau belum membicarakan hal itu secara intensif. Setelah enam bulan, bisa saja dilakukan. Karena untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, tentu memerlukan figur yang mampu melaksanannya,” katanya.

Untuk itu kepada semua pihak, ia menyatakan jangan mudah termakan isu perombakan SKPD. Jangan gaduh, takut dan khawatir soal isu dipindah kesana-sini. Karena menurut Kurniawan, Bupati masih melakukan konsolidasi internal dulu. “Pesan bupati, bekerjalah dengan baik sesai aturan, nantinya akan dipilah dan dipilih dengan baik staf akan mendukung dalam pembangunan,” sambungnya.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Bupati juga mendorong lelang jabatan ditingkat eselon II tahun 2017 mendatang. “Beliau ingin menegakkan sistem yang berdasarkan kapasitas dan profesionalisme. Bupati tidak mau terjebak dengan yang namanya putra daerah, keluarga maupun sanak famili dalam penempatan posisi jabatan,” tegasnya.

Menurut Kurniawan, lelang jabatan yang kemungkinan dilaksanakan 2017 karena berkaitan dengan persiapan. Lagipula, tim independen harus dibentuk lebih dulu. “Sekarang, anggaran untuk itu belum tersedia tahun ini. Agar lebih matang, beliau ingin lelang jabatan tahun depan. Supaya tidak sekedar lelang untuk gagah-gagahan saja. Tapi benar-benar terukur, jelas metode dan mekanisme serta pelaksanaanya,” katanya.

Khusus pada ASN sekarang ini, Bupati fokus pada konsolidasi internal. Untuk menerima input dari setiap SKPD, bupati menyediakan waktu tiga hari penuh. “Selama tiga hari, beliau mendengar ekspos dari semua SKPD terkait dengan kondisinya masing-masing. Termasuk apa yang sudah dilakukan, kendalanya dan apa rencana kedepan,” bebernya.

Kurniawan menyebutkan, dalam 100 hari kedepan program bupati dan wakil bupati adalah menyusun RPJMD, menangani kedaruratan infastruktur dan konsolidasi internal. “Soal mutasi, rotasi maupun promosi belum diputuskan, mungkin bulan Agustus. Beliau patuh pada aturan,” tegasnya lagi.(yusrizal)