Mahasiwi Akper Gantung Diri

0
2227
Jasad Korban saat hendak dibawa ke RSUD Sintang untuk dilakukan Visum
Jasad Korban saat hendak dibawa ke RSUD Sintang untuk dilakukan Visum

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Mega Ria Agnes (20) merupakan seorang mahasiswi Akper ditemukan oleh suaminya sendiri, Melki (25) dalam kondisi tak bernyawa menggantung didalam kamar mandi kos-kosannya.

Peristiwa menggegerkan tersebut sontak membuat warga sekitar serta Mahasiswa Akper langsung mengerumuni TKP, bahkan sejumlah pengendara yang melintasi jalan YC.Oevang Oeray Baning sintang yang tak jauh dari Kampus Akper sintang tersebut berhenti hanya untuk menyaksikan kejadian tersebut. Pada jumat,(27/3) pagi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di TKP, Bayu(35) merupakan tetangga sebelah kamar Korban mengaku terkejut, saat pintu kamarnya tiba-tiba dikedor. Melki pada saat itu juga meminta tolong kepadanya. “Saya masih tidur kaget juga di gedor-gedor pintu, “ucapnya.

Pria yang berprofesi sebagai tukang bangunan ini mengaku tidak mengenal korban maupun suami yang bersangkutan lantaran, baru tinggal di kos-kosan tersebut sebulan terlahir. Meski demikian, sebelumnya ia mengaku mendengar suara janggal pada Rabu (25/3) malam. Dan sempat mendengar suara tangisan dari sebelah kamarnya

“Suara nangis, saya pikir suara apa juga. Kalau tadi malam hari hujan tidak dengar,’‘ceritanya.

 Sementara, Yulius penjaga kos setempat yang juga bersebelahan kamarnya dengan korban sontak terkejut, ketika Melki yang dikenalnya sebagai mahasiswa Akper, tiba meminta tolong kepadanya. “Saya duduk-duduk lagi main game. Tiba-tiba dia (Melki) lari kedepan bilang “tolong bang, istri saya meninggal,” Katanya di TKP.

Terkejut mendegar pristiwa itu, dia lantas menuju ke kampus untuk memberitahu pihak Akper, atas kejadian tersebut. Setelah itu baru bersama pihak kampus menunju kamar tempat korban ditemukan. “Saya dak berani masuk dulu,  langsung saya kekampus. Baru sama-sama pihak kampus, untuk melihat kondisinya,’’ ujarnya.

Saat itu suami jasad telah terbaring di kasur menggunakan kaos dan celana jens. Dia juga melihat pada pergelangan tangan korban bekas sayatan dan darah yang telah membeku. Dari informasi korban sebelumnya telah dibantu suaminya, dan diduga meninggal dengan cara gantung diri menggunakan kain seprei.

Sementara Kasat Reskrim polres Sintang AKP Syamsul Bakri menuturkan pihaknya telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi warga yang berada disekitar kos-kosan tersebut. Pihaknya juga belum menyatakan dugaan motif meniggalnya korban. masih kita selidiki. Yang jelas kita sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi, “pungkasnya.