Masyarakat Petani Temawang Muntai Dambakan Jalan Memadai

0
1649
Bupati Sintang melakukan Pemetikan Perdana Buah Jeruk milik masyarakat Petani Desa Temawang Muntai Kecamatan Sepauk

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Desa Temawang Muntai merupakan salah satu desa diwilayah Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang yang hingga saat ini belum memiliki akses jalan yang memadai.

“Mata pencaharian kami sehari-hari didesa ini adalah bertani, namun hingga saat ini kami masih mengalami kesulitan untuk memasarkan hasil pertanian kami karena akses transportasi ke Desa kami ini masih susah, “ungkap Piter Kristanto dalam sambutannya dalam acara Turnamen serta peletakan batu pertama pembangunan balai adat desa oleh Bupati Sintang kemarin.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bupati Sintang yang telah sudi menginjakkan kakinya ke desa Temawang Muntai Kecamatan Sepauk tersebut.

“kedatangan bapak bupati Sintang ke Desa ini merupakan sebuah kebanggan bagi kami karena baru pertama kali ini ada seorang bupati yang mau datang langsung ke desa kami ini, “ucap piter.

Dalam kesempatan tersebut Piter menyampaika  keluhannya langsung kepada Bupati Sintang terkait dengan kondisi Infrastruktur jalan menuju desa Temawang Muntai yang cukup memperihatinkan.

“Harapan kami dengan kedatangan Bupati Sintang ke sini, jalan dari Simpang Manis Raya sampai Temawang Muntai bisa diperbaiki secepatnya mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Desa temawang muntai untuk memasarkan hasil pertanian warga, “tuturnya.

sementara

 

sementara, Kepala Desa Temawang Muntai, Andi Krismanto menjelaskan bahwa desanya memiliki 569 KK dengan jumlah jiwa 2.018, tiga dusun, 13 RT dan pemilih tetap sebanyak 1.460 orang.

“Kami juga memiliki karang taruna yang sangat aktif membantu pemerintahan desa dan masyarakat. Kami sengaja menyebutnya balai adat bukan rumah adat. Karena balai adat ini nanti akan digunakan semua suku dan agama untuk berbagai kegiatan. Kami merencanakan ukuran balai adat adalah 8 x 15 meter, “ujarnya.

 

Untuk pembangunan balai Adat Desa Temawang Muntai, dikatakan Andi bahwa  Pemerintahan desa sudah memberikan dana stimulan untuk memulai pembangunan.

“Jalan menuju desa kami sejak 1982 belum pernah diperbaiki, untuk itu kami mohon bisa segera diperbaiki. Pertanian dan perkebunan di sini sangat produktif, hasilnya banyak. Tetapi membawa keluar hasil tani yang susah. Kalau Pemda mau bangun gedung seperti SMP dan SMA, kami akan siapkan tanah gratis” tegas Andi Krismanto.

 

Terpisah, Bupati Sintang Jarot Winarno menjelaskan bahwa membangun balai adat,  melaksanakan gawai dan melestarikan seni budaya yang ada merupakan kewajiban seluruh Masyarakat.

“Itu semua penting.  Nenek moyang kita mewariskan ajaran yang baik tentang bagaimana menjaga hubungan yang baik dengan Tuhan Yang Maha Kuasa, relasi dengan sesama manusia, serta dengan alam sekitar kita. Itu baik adanya sehingga harus dilestarikan.

Ia juga mengatakan bahwa Balai adat nanti bisa digunakan untuk tempat bertemu dan bersilaturahmi antar warga. Soal jalan, kami sudah anggarkan dana sebesar 3,5 milyar untuk memperbaiki jalan dari Simpang Manis Raya sampai Sekujam Timbai.  Dan akan dilanjutkan dari Tawang Sari ke Pintas. Saya paham bahwa jalan baik itu hak asasi masyarakat” terang Jarot Winarno.

“Saya mendapatkan informasi bahwa jeruk asal Temawang Muntai sama kualitasnya dengan jeruk Sambas. Kebun cabe juga saya dengar bagus. Itu yang perlu dikembangkan oleh desa-desa. Silakan desa yang ada memfokuskan jenis pertanian sebagai produk unggulan desanya.

Saya juga mendorong lanjut Jarot, agar semua desa mendirikan badan usaha milik desa untuk masa depan pembangunan desa. Saya juga minta agar setiap desa siap siaga menghadapi kemarau dan kebakaran lahan dengan membangun penampungan air.Saya mendorong agar setiap desa membangun sarana olahraga desa, “pungkas Jarot